Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Ribuan Umat Datangi Pura Sakenan
Serangan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Umat Hindu di Bali hari ini merayakan hari Manis Kuningan. Di hari ini, ribuan umat Hindu melakukan persembahyangan ke pura-pura besar yang ada di Bali, termasuk Pura Sakenan di Pulau Serangan Denpasar.
Salah satu pura yang banyak dikunjungi umat adalah Pura Sakenan yang terletak di Pulau Serangan Denpasar. Sejak pagi hari, ribuan orang datang berbondong-bondong ke pura ini untuk melakukan persembahyangan bersama.Secara bergantian ribuan umat yang datang melakukan persembahyangan di pura ini. Untuk bisa bersembahyang di pura ini warga bahkan harus rela antre hingga 1 jam lebih.
Sebelum melakukan persembahyangan bersama, umat yang datang menghaturkan sesaji terlebih dahulu. Dipimpin seorang pemangku pura, persembahyangan bersama kemudian dimulai.Setelah selesai melakukan persembahyangan, para pemangku kemudian memercikan air suci ke seluruh umat yang melakukan sembayang.
“Selain untuk memohon keselamatan, percikan air suci ini juga diharapkan dapat menciptakan ketenangan dan kejernihan pikiran,” jelas pemangku pura, Anak Agung Wirya.Hari manis Kuningan dirayakan umat hindu 11 hari setelah perayaan hari raya Galungan. Galungan dan Kuningan merupakan satu rangkaian dan merupakan perayaan kemenangan kebaikan melawan kejahatan. (dev)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5399 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2283 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1070 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan