Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Tersengat Aliran Listrik Saat Menyabit
Tunjung
BERITABALI.COM, BULELENG.
Setelah menghilang selama sehari, Made Merta (30) seorang petani di Dusun Penulisan, Desa Tunjung Kecamatan Kubutambahan ditemukan telah menjadi mayat akibat tersengat aliran litrik saat menyabit rumput. Jenazah korban, Kamis (7/2) telah divisum Tim Medis Puskesmas Kubutambahan bersama Polsek Kubutambahan.
“Korban ditemukan di TKP dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi telungkup, dan sabit yang dibawa korban menempel di kabel diatas tanah persawahan milik warga setempat,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. Khaidar Latief.
Dari hasil penyelidikan dan penyidikan diketahui, korban sebelumnya berpamitan kepada keluarganya untuk menyabit rumput. Namun, setelah sehari tidak kembali, korban dicari keluarganya hingga ditemukan tewas tertelungkup di tanah milik Dewa Adnyana.
“Dari tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, hanya saja ada luka bakar bekas terkena sengatan listrik,” papar Pahumas Khaidar Latief.
Korban yang telah meninggal dunia di kawasan Bukit Buung Dusun Penulisan, Desa Tunjung selanjutnya dievakuasi polisi bersama warga setempat. Dan untuk memastikan tewasnya korban akibat sengatan listrik, polisi kini tengah melakukan pemeriksaan secara medis. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4548 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2356 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2009 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1614 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1055 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun