Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Ribuan Warga Sudah Bayar Uang Muka
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Hampir setahun lebih Kompor ajaib menggunakan panas sinar matahari buatan Jerman yang dijanjikan oleh PT Sinar Matahari kepada masyarakat Tabanan hingga hari ini tak kunjung datang.Padahal sekitar ribuan masyarakat Tabanan telah membayar sebesar Rp 50 ribu untuk mendapatkan kompor yang katanya hemat energi itu.
Keadaan ini membuat para Perbekel (Kepala Desa, Red) di Tabanan kewalahan karena terus ditanya oleh warganya terkait kedatangan kompor ajaib tersebut. Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Forum Perbekel Tabanan I Wayan Alit Sutama didampingi wakil ketuanya Wayan Dika Sumantra, Minggu (10/2).
Alit Sutama menjelaskan dia kerap ditanya oleh warganya yang telah membayar Rp 50 ribu kepada pihak PT Sinar Matahari satu tahun silam. “Saya hampir malu karena terus ditanya warga saya terkait kedatangan kompor tenaga matahari itu,” jelas Sutama yang juga Perbekel Desa Bajra.
Karena malu dan terus ditanya, dia kemudian berusaha menghubungi pihak PT Sinar Matahari terkait keterlambatan datangnya kompor tersebut. “ Kami hanya mendapatkan informasi dari pihak PT Sinar Matahari yang mengatakan kompor sudah dalam peroses pengiriman,” jelas Suatama.
Sementara itu Dika Sumatra pebekel Mambang, Selemadeg Timur mengatakan hal serupa. Dika menjelaskan pihaknya sudah berusaha sekuat tenaga meredam emosi masyarakatnya yang terus menanyakan kedatangan kompor ajaib.
“Kami mohon pihak terkait segera menindaklanjuti permasalahan ini, karena masyarakat tidak mau tahu permasalahan apa yang terjadi sehingga kompor yang dijanjikan pihak PT Sinar Matahari datangnya tak pasti, masyarakat hanya mau mendapatkan kompor yang telah dibayarnya,” jelas Dika.
”Memang beberapa waktu lalu sebagian masyarakat telah diberikan pelatihan menggunakan kompor tersebut, dan hal itu saya kira sebagai pemanis bibir dari pihak distributor saja,” tuding Dika yang dikenal vokal diantara Perbekel yang ada di Tabanan.Pertanyaan serupa juga kerap diterima oleh Perbekel Desa Samsam, I Dewa Ketut Ari Wibawa. “Kami juga sering mendengar dan menerima keluhan terkait belum datangnya kompor ajaib buatan Jerman itu,” katanya singkat. (Nod)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang