Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Salah Melayani Pelanggan, Pengecer Togel Ditangkap
Gerokgak
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang pengecer togel tertangkap tangan saat melayani pemasang dengan pola jemput bola di Desa Pengulon Kecamatan Gerokgak, sebab pemasang yang dilayani itu anggota polisi yang tengah menyamar.
Drama penangkapan Gede Sulatra, warga Desa Patas Kecamatan Gerokgak yang mengedarkan kupon togel secara tersembunyi minggu (10/2) di Desa Pengulon sangatlah lucu, saat mendatangi pemasang togel dan telah melakukan transaksi justru berurusan dengan polisi, pasalnya pemasang yang didatanginya itu anggota Unit Reskrim Polsektif Gerokgak yang tengah menyamar.
“Pelaku Gede Sulatra telah lama menjadi target operasi polisi, namun karena licin dan waspada, polisi mengunakan strategi tersendiri, sehingga berhasil ditangkap dengan barang bukti yang lengkap,” ungkap Kapolsektif Gerokgak, AKP. IGN Purnawa.
Dari pengembangan kasus peredaran togel itu, pelaku mengaku bekerja sendiri dan tidak memiliki jaringan secara khusus, namun demikian polisi masih tetap melakukan penyelidikan di lapangan, “ walaupun tidak meyebutkan bandarnya, Kami masih terus mengembangkan kasus ini, “ tegasnya.
Sementara, dari penangkapan pelaku pengecer togel di Desa Pengulon itu, Polsektif Gerokgak menemukan barang bukti berupa lima bendel kupon putih, rekapan pemasang yang berisi angka togel, sebuah handphone dan uang hasil penjualan togel sebanyak 200 ribu rupiah lebih. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3366 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1394 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan