Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Dua Dari Empat Pelaku Bercadar ala Ninja
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Benang merah keterlibatan gangster preman dalam kasus terbunuhnya IB Anom Wijaya (31) di depan dealer Daihatsu di jalan Cokroaminoto, Senin (11/2), sepertinya terputus. Polisi belum menemukan identitas pelaku yang diduga berjumlah 4 orang. Diinformasikan, dua dari empat pelaku mengenakan cadar ala ninja saat menebas korban dengan senjata tajam.
Sumber mengatakan, dari pengeroyokan kelompok preman yang menyebabkan tewasnya IB Anom Wijaya (31) tinggal di kawasan Balun Cokroaminoto, diindikasi berjumlah 4 orang. Dua pelaku diantaranya mengenakan cadar. Selebihnya tidak.
Mengapa mengenakan cadar ? Ini yang belum terjawab. Namun dari analisa petugas, dua pelaku yang mengenakan cadar adalah orang yang dikenal korban. Dan, kemungkinan besar takut kedoknya diketahui orang.“Dua pelaku mengenakan cadar karena takut wajahnya diketahui,” bisik sumber petugas Poltabes. Nah, kenapa yang dua pelaku lain tidak ? Sumber mengungkapkan, kemungkinan dua pelaku orang yang tidak dikenal, direkrut dari luar Denpasar. Sehingga kalau beraksi, dua pelaku yang tidak mengenakan cadar, tidak merasa takut karena tidak ada yang mengenal.
Seperti dijelaskan Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Drs. Yovianes Mahar, baru-baru ini, pelaku berjumlah empat orang. Keempat pelaku menyerang korban secara membabi-buta. Sebagian menggunakan senjata tajam dan sebagian menggunakan balok. Keterangan Kapoltabes persis seperti yang diceritakan sumber. Sumber menambahkan, setelah korban diikuti dan diserempet hingga terjatuh di TKP, empat pelaku keluar secara bersamaan dari mobil Toyota Avanza. Korban berusaha lari, namun dikepung dan dibacok berulang kali. Bagian kepala samping kiri nyaris terbelah dua.
Sementara dua pelaku lain, membabat dengan balok sehingga kaki korban patah.“Diduga mobil dalam keadaan hidup dan empat pelaku bersama-sama mengeroyok korban. Usai mengeroyok kabur,” paparnya yang minta namanya dirahasiakan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan