Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Dua Dari Empat Pelaku Bercadar ala Ninja
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Benang merah keterlibatan gangster preman dalam kasus terbunuhnya IB Anom Wijaya (31) di depan dealer Daihatsu di jalan Cokroaminoto, Senin (11/2), sepertinya terputus. Polisi belum menemukan identitas pelaku yang diduga berjumlah 4 orang. Diinformasikan, dua dari empat pelaku mengenakan cadar ala ninja saat menebas korban dengan senjata tajam.
Sumber mengatakan, dari pengeroyokan kelompok preman yang menyebabkan tewasnya IB Anom Wijaya (31) tinggal di kawasan Balun Cokroaminoto, diindikasi berjumlah 4 orang. Dua pelaku diantaranya mengenakan cadar. Selebihnya tidak.
Mengapa mengenakan cadar ? Ini yang belum terjawab. Namun dari analisa petugas, dua pelaku yang mengenakan cadar adalah orang yang dikenal korban. Dan, kemungkinan besar takut kedoknya diketahui orang.“Dua pelaku mengenakan cadar karena takut wajahnya diketahui,” bisik sumber petugas Poltabes. Nah, kenapa yang dua pelaku lain tidak ? Sumber mengungkapkan, kemungkinan dua pelaku orang yang tidak dikenal, direkrut dari luar Denpasar. Sehingga kalau beraksi, dua pelaku yang tidak mengenakan cadar, tidak merasa takut karena tidak ada yang mengenal.
Seperti dijelaskan Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Drs. Yovianes Mahar, baru-baru ini, pelaku berjumlah empat orang. Keempat pelaku menyerang korban secara membabi-buta. Sebagian menggunakan senjata tajam dan sebagian menggunakan balok. Keterangan Kapoltabes persis seperti yang diceritakan sumber. Sumber menambahkan, setelah korban diikuti dan diserempet hingga terjatuh di TKP, empat pelaku keluar secara bersamaan dari mobil Toyota Avanza. Korban berusaha lari, namun dikepung dan dibacok berulang kali. Bagian kepala samping kiri nyaris terbelah dua.
Sementara dua pelaku lain, membabat dengan balok sehingga kaki korban patah.“Diduga mobil dalam keadaan hidup dan empat pelaku bersama-sama mengeroyok korban. Usai mengeroyok kabur,” paparnya yang minta namanya dirahasiakan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2961 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2023 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun