Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




435 Atlet Ikuti Singaraja Open Taekwondo 2026

Minggu, 13 September 2026, 10:15 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/435 Atlet Ikuti Singaraja Open Taekwondo 2026.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Sebanyak 435 peserta asal Bali mengikuti Singaraja Open Taekwondo Championship 2026 di GOR Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Undiksha Singaraja, Sabtu (12/9/2026).

Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, 12–13 September 2026, tersebut menjadi ajang uji tanding sekaligus pemetaan atlet Taekwondo Buleleng untuk menghadapi Porprov Bali 2027.

Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia (TI) Buleleng, Ida Bagus Surya Bharata, mengatakan kejuaraan ini menjadi momentum penting karena Buleleng kembali menggelar turnamen terbuka setelah sekitar enam tahun vakum.

Menurutnya, Singaraja Open tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan dan penjaringan atlet potensial. Hasil kejuaraan akan menjadi salah satu bahan untuk membentuk tim bayangan yang diproyeksikan memperkuat Buleleng pada Porjar maupun Porprov 2027.

"Kami berharap dengan adanya kejuaraan ini, atlet-atlet Taekwondo Buleleng bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi, terlebih dalam menghadapi Porprov 2027 mendatang," ujar Surya Bharata.

Ia menyebut TI Buleleng menargetkan minimal dua medali emas pada Porprov 2027. Karena itu, para atlet perlu mendapat lebih banyak pengalaman bertanding serta menghadapi lawan dari daerah lain.

Sementara itu, Ketua Panitia Putu Sadnyana mengatakan dari 435 peserta, sebanyak 403 atlet turun pada kategori Kyorugi dan 32 atlet mengikuti kategori Poomsae.

Peserta berasal dari Denpasar, Badung, Bangli, Gianyar, Jembrana, dan Buleleng. Mereka bertanding dalam kelompok usia Super Pra-Cadet, Pra-Cadet, Cadet, Junior hingga Senior, baik kategori Pemula maupun Prestasi.

Buleleng sendiri menurunkan 93 atlet dalam kejuaraan tersebut. Menurut Sadnyana, kejuaraan ini diharapkan menjadi wadah untuk mengukur hasil pembinaan di masing-masing dojang sekaligus meningkatkan pengalaman bertanding para atlet.

"Kedepannya, kami merencanakan untuk membuka kejuaraan ini hingga tingkat nasional," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami