Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Deklarasi Cagub-Cawagub Bali Partai Golkar Diundur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Deklarasi cagub/cawagub Bali dari Partai Golkar yang rencananya dilakukan Minggu (17/2) di Hotel Inna Bali Beach Sanur, akhirnya ditunda sampai waktu yang belum bisa dipastikan. Tapi kemungkinan akan dideklarasikan sekitar sepekan ke depan.
"Acara deklarasi cagub/cawagub diundur. Waktunya belum dipastikan, mungkin akan ditentukan hari Minggu nanti," ujar Ketua Tim Pilkada Bali, Nyoman Sugawa Korry, saat dihubungi Jumat (15/2) per telepon. Sugawa tidak memberikan jawaban yang jelas soal penundaan tersebut.
Ditanya soal nama-nama bakal calon wakil gubernur (bacawagub) yang akan mendampingi CBS yang sudah merapat ke kubu Golkar, menurut Sugawa Korry hingga saat ini belum ada, apalagi yang sudah deal, termasuk Suwetha."Belum ada, semuanya masih bergerak," ujar mantan calon bupati Buleleng yang dikalahkan Putu bagiada ini.
Namun menurut sebuah sumber, setidaknya empat nama sudah merapat ke kubu CBS, yang menyatakan siap jadi orang kedua."Ada empat nama yang sudah merapat ke CBS," ujar sebuah sumber.Namun dia enggan menyebutkan nama-namanya. Yang jelas di antara mereka itu ada yang pernah melamar sebagai bacagub lewat PDIP maupun Partai Golkar.
Sumber tadi juga mengilustrasikan, bahwa CBS saat ini laksana gadis cantik yang banyak melamarnya. Dalam hal ini CBS diberikan hak untuk memilih minimal 3 dan maksimal 5 bakal calon, sebelum dibawa ke DPP di Jakarta dan diputuskan dalam rapat pengurus harian Partai Golkar Bali.
Reporter: bbn/sss
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 639 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 525 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan