Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Prabowo Arahkan Pembangunan Kereta Api di Bali
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Rencana pembangunan layanan kereta api di Bali mulai mendapat arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Pada tahap awal, jalur kereta tersebut direncanakan menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan sejumlah kawasan wisata utama, mulai dari Kuta, Legian, Seminyak, hingga Canggu dan kawasan Bali Utara.
Rencana pengembangan transportasi berbasis rel ini dibahas dalam pertemuan Presiden Prabowo dengan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan, pertemuan tersebut membahas sejumlah rencana pengembangan infrastruktur transportasi dan fasilitas publik, termasuk pembangunan layanan kereta api di Bali.
“Dalam pertemuan tersebut, Bapak Presiden memberikan sejumlah arahan terkait revitalisasi kawasan Monas dan pembangunan layanan kereta api di Bali,” ujar Seskab Teddy.
Kereta Api Bali Direncanakan Hubungkan Bandara dan Kawasan Wisata
Dalam rencana tahap awal, jalur kereta api di Bali akan menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan kawasan Kuta, Legian, Seminyak, dan Canggu. Pengembangan jalur juga diarahkan menuju sejumlah kawasan di wilayah utara Bali.
“Pada tahap awal, jalur tersebut direncanakan menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan sejumlah kawasan wisata, mulai dari Kuta, Legian, Seminyak, hingga Canggu, serta kawasan di wilayah utara,” tuturnya.
Rencana ini menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur transportasi di Bali, terutama untuk menghubungkan bandara dengan sejumlah destinasi wisata yang selama ini menjadi pusat aktivitas pariwisata.
Kehadiran layanan kereta api diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan dan memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Bali.
Namun, dalam keterangan yang disampaikan Seskab Teddy, belum dirinci jadwal pembangunan, nilai investasi, panjang jalur, maupun tahapan teknis pelaksanaan proyek tersebut.
Prabowo Juga Arahkan Revitalisasi Stasiun Gambir dan Monas
Selain membahas pembangunan kereta api di Bali, Presiden Prabowo juga memberikan arahan mengenai revitalisasi Stasiun Gambir di Jakarta. Stasiun yang berdiri sejak era 1970-an tersebut disebut belum pernah menjalani renovasi.
“Revitalisasi Stasiun Gambir yang sejak 1970an belum pernah direnovasi. Stasiun Gambir diharapkan bisa menjadi pusat stasiun nasional sekaligus kawasan hiburan, wisata, dan rekreasi keluarga di jantung Ibu Kota,” jelas Seskab Teddy.
Presiden juga mengarahkan revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas) agar semakin nyaman dan indah, sekaligus memperkuat nilai sejarah serta edukasi bagi masyarakat.
Selain itu, Prabowo menginginkan pembangunan Museum Agung Nasional atau Grand National Museum di kawasan Monas.
“Setelah selesainya revitalisasi Galeri Nasional dan Museum Gajah, Bapak Presiden ingin Indonesia memiliki museum berskala besar yang menjadi pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi, khususnya bagi para pelajar dan generasi muda,” ungkap Seskab Teddy.
Teddy menegaskan, berbagai rencana pengembangan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari upaya Presiden menghadirkan fasilitas publik yang lebih baik dan menjadi kebanggaan nasional.
“Bapak Presiden berkeinginan agar revitalisasi kawasan Monas, stasiun Gambir, pembangunan Grand Museum, serta pengembangan layanan kereta api di Bali tidak hanya menghadirkan fasilitas publik yang lebih baik, tapi juga menjadi nation pride atau kebanggaan nasional,” pungkas Seskab Teddy.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 634 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 517 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan