Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Lomloman Dilarang, Ogoh-ogoh Jalan Terus
BERITABALI.COM, BULELENG.
Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi di Kabupaten Buleleng nampaknya akan memberikan kemeriahan sendiri, sebab arak-arakan Ogoh-ogoh yang sempat tidak diperbolehkan, pada tahun ini akan digelar di masing-masing desa pakraman.
“Tanpa mengurangi kreatifitas generasi muda Umat Hindu, ogoh-ogoh tetap kita adakan di masing-masing Desa Pakraman.
Dengan catatan, agar dikendalikan oleh Kelian Desa Pakraman dan melakukan koordinasi dengan desa dan keamanan setempat,” ungkap Ketua Mejelis Desa Pakraman Kabupaten Buleleng, Made Rimbawa, Sabtu (23/2) di kediamannya.
Menjaga kondisi ketertiban dan keamanan di Buleleng keberadaan Lomloman (meriam terbuat dari bambu,red) maupun petasan dilarang untuk digunakan dalam Hari Raya Nyepi tersebut
”Dari kesepakatan antar umat beragama, untuk petasan dan Lomloman kita larang dan juga kami serukan kepada warga pakraman untuk tidak melakukan perjudian ataupun pesta miras saat Nyepi nanti,” tegas Made Rimbawa.
Sementara, mengantisipasi peredaran petasan dan permainan Lomloman, Jajaran Polres Buleleng berencana melakukan operasi khusus dengan sasaran bunyi-bunyian yang meresahkan warga.
“Jadi untuk segala bunyi-bunyian menjelang perayaan Nyepi Tahun Caka 1930 yang jatuh bulan depan, kita nyatakan sementara dilarang karena untuk menjaga kamtibmas yang ada di Buleleng,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. Khaidar Latief. Sedangkan dalam pengamanan arak-arakan ogoh-ogoh, Jajaran Polres Buleleng telah menyiagakan ratusan personilnya untuk dilibatkan dalam pengamanan secara terbuka dan tertutup,utamanya saat malam Pengerupukan (sehari menjelang Nyepi, red), namun secara garis besar pengamanan tersebut akan dilakukan pecalang di masing-masing Desa Pakraman.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang