Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Selewengkan Dana BOS, Pak Haji Dipolisikan

Kamis, 28 Februari 2008, 17:08 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Salah satu guru Yayasan yang beralamat di Jalan Ahmad Yani, Kediri yakni, Imam Mahmudi (28), mendatangi Mapolres Tabanan. Kedatangannya untuk melaporkan dugaan penggelapan dana BOS di Yayasan Roudlatul Huffads, Kamis (28/2).

Dalam laporannya dijelaskan, kejadian penarikan dana BOS telah terjadi dua periode. Periode pertama dilakukan sekitar bulan Sepetember 2007 oleh terlapor H. Joni Santoso warga Jalan Tukad Saba, No. 3 Perum Bukit Sanggulan Indah, Kediri. Kala itu terlapor sebagai penanggung jawab Wajar Dikdas yang lama.

Periode kedua pada hari Senin (25/2) sekitar pukul 08.30 bertempat di kantor Departemen Agama Tabanan. Sebelumnya, terlapor atas nama H. Joni Santoso sebagai penanggung jawab program Wajar Dikdas yang lama mengambil uang dana BOS periode III (pengadaan buku) senilai Rp 5.700.000.

 

Setelah itu dana BOS periode IV (bantuan guru) senilai Rp 5.660.000 kembali terlapor cairkan. Kedua dana BOS tersebut ditarik oleh terlapor di BPD Tabanan hingga mencapai total Rp 11.300.000. Namun semua penarikan itu tidak pernah diserahkan kepada pihak Yayasan dan penanggung jawab yang baru yakni, Fiqri Amiq.

Menurut pelapor, masalah tersebut hendak diselesaikan dengan cara kekeluargaan, sayang terlapor tidak menanggapi dan akhirnya pihak Yayasan mendatangi Mapolres untuk menyelesaikan kasus tersebut. Pahumas Kompol IWG Suwahyu seijin Kapolres Tabanan AKBP. Rudolf Alberth Rodja ketika dikonfirmasi mengaku sudah menerima laporan tersebut. "Laporan tersebut sudah kita terima dan kasusnya masih kita perdalam," ujarnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/nod



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami