Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Gudang Mercon Digerebek, Ribuan Mercon Diamankan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Menjelang hari raya Nyepi, pihak Mapolsektif Gianyar mengefektifkan operasinya. Rabu (5/3), salah satu gudang mercon milik Sugianto di Jalan Raya Air Langga, Gianyar digerebek. Sekitar pukul 9.30 Wita, jajaran Mapolsektif Gianyar sudah bergerak menuju toko Sugianto, toko ini sudah dicurigai sebelumnya, sebagai salah satu penyalur mercon di Gianyar, ketika dicek dilantai II ternyata benar adanya.
Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Gianyar, AKP I Nyoman Suarnata menemukan ribuan mercon dari pelbagai jenis diruangan tersebut, kemudian barang tersebut disita dari pedagang China tersebut guna diamankan di Mapolsektif setempat. Dan nantinya mercon itu sendiri bakal dimusnahkan. "Ribuan mercon kita sita, hal ini kami lakukan sesuai dengan perintah Kapolres Gianyar, " ungkapnya.
Lebih jauh, Suarnata menjelaskan sebelumnya juga dilakukan operasi mercon di seputaran pasar Gianyar, hasilnya sama, hampir ribuan mercon dan kembang api diamankan. "Barang Bukti sekarang ini kami amankan di Mapolsektif, " jelasnya. Sementara itu, seperti diketahui menjelang hari raya Nyepi ini, pihak kepolisian Gianyar gencar melakukan operasi, hal ini dilakukan untuk memperkecil tindakan kriminal di Gianyar.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3387 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1310 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 921 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 843 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 682 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun