Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Saat Nyepi, Lampu Penerangan Menyala
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sungguh suatu pemandangan yang kontras. Betapa tidak, saat Nyepi (sipeng) berlangsung ternyata ada satu lampu penerangan jalan yang menyala dengan sangat terang. Lokasinya di sekitar jalan menuju Desa Tibubeneng, Kuta Utara. Salah seorang warga di perumahan Dalung Permai, Surya, 45, menuturkan kekagetannya ketika malam tiba dilihatnya ada lampu penerangan yang menyala dengan sangat terang.
“Kebetulan lampu itu terlihat jelas lewat jendela kamar saya. Bisa dibayangkan, dalam kegelapan yang pekat, tiba-tiba ada satu lampu cukup besar menyala. Jadi nyalanya terlihat jauh lebih benderang, karena satu-satunya lampu menyala di alam terbuka,” ujar Surya. Saat itu, dirinya sebenarnya ingin menelepon PLN untuk mengingatkan ada lampu penerangan yang menyala, tapi urung karena ingin konsentrasi dalam menjalani catur brata penyepian.
Namun ketika menjelang subuh, saat Surya terbangun hendak buang air kecil, nyala lampu itu sudah tak dilihatnya lagi alias padam. Pihak PLN belum berhasil dikonfirmasi soal lampu penerangan jalan yang menyala saat sipeng. Artinya, apakah hidup-matinya lampu penerangan jalan sepenuhnya dalam kendali PLN atau tidak.
Reporter: bbn/sss
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3871 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1985 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1853 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1753 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1533 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun