Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
2 Warga Australia Dibunuh Karena Hutang Piutang
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Setelah berhasil dibekuk satuan Reskrim Polsek Blahbatuh dan Polres Gianyar, kawanan pencuri sekaligus rampok spesialis turis asing akhirnya buka mulut. Salah satunya adalah soal keterlibatan mereka dalam pembunuhan 2 turis Australia di Kuta tahun 2003 silam.
Salah satu kawanan perampok yang "berkicau" adalah Wahyudi, asal Lumajang jawa Timur. Menurutnya, aksi pembunuhan turis Australia tahun 2003 silam dilakukan oleh anggota kelompok perampok yang bernama Agung dan Wayan Iriawan alias Pak Nik. “Saya hanya bantu pegang (korban) pak. Yang bacok itu Agung dan Pak Nik. Dibacok pakai celurit di bagian perut,” kata Wahyudi.
Sementara Wayan Iriawan alias Pak Nik yang diduga sebagai bos komplotan ini mengaku membunuh 2 turis Australia, Reynold dan Rhonda, di Villa jalan Oberoi Kuta tahun 2003 silam. “Semuanya karena persoalan hutang piutang, soal bisnis. Mereka hutang Rp. 200 juta dan tidak bayar, jadi saya habisi,” kata Iriawan.
Komplotan pencuri sekaligus perampok yang sering beraksi di wilayah Gianyar ini dibekuk setelah adanya laporan pencurian disertai penganiayaan turis Pilipina, di sebuah villa di Ubud. Selain 3 tersangka yang ditahan di Mapolres Ganyar, aparat kepolisian juga sudah menahan 3 anggota komplotan lainnya, yang ditahan terpisah di beberapa polsek di wilayah Gianyar.
Sementara satu tersangka bernama Agung, yang diduga sebagai spesialis tukang bacok, hingga kini masih buron. Kapolres Gianyar, AKBP Dedy Dhia Dharma mengakui, aksi komplotan rampok ini cukup meresahkan masyarakat selama ini. “Dalam aksinya mereka dikenal sadis karena tak segan-segan melukai korbannya dengan senjata tajam, jika aksinya ketahuan. Syukurlah mereka bisa kita tangkap,” kata Dedy.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan