Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




2 Warga Australia Dibunuh Karena Hutang Piutang

Rabu, 12 Maret 2008, 21:07 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Setelah berhasil dibekuk satuan Reskrim Polsek Blahbatuh dan Polres Gianyar, kawanan pencuri sekaligus rampok spesialis turis asing akhirnya buka mulut. Salah satunya adalah soal keterlibatan mereka dalam pembunuhan 2 turis Australia di Kuta tahun 2003 silam.

Salah satu kawanan perampok yang "berkicau" adalah Wahyudi, asal Lumajang jawa Timur. Menurutnya, aksi pembunuhan turis Australia tahun 2003 silam dilakukan oleh anggota kelompok perampok yang bernama Agung dan Wayan Iriawan alias Pak Nik. “Saya hanya bantu pegang (korban) pak. Yang bacok itu Agung dan Pak Nik. Dibacok pakai celurit di bagian perut,” kata Wahyudi.

Sementara Wayan Iriawan alias Pak Nik yang diduga sebagai bos komplotan ini mengaku membunuh 2 turis Australia, Reynold dan Rhonda, di Villa jalan Oberoi Kuta tahun 2003 silam. “Semuanya karena persoalan hutang piutang, soal bisnis. Mereka hutang Rp. 200 juta dan tidak bayar, jadi saya habisi,” kata Iriawan.

 

Komplotan pencuri sekaligus perampok yang sering beraksi di wilayah Gianyar ini dibekuk setelah adanya laporan pencurian disertai penganiayaan turis Pilipina, di sebuah villa di Ubud. Selain 3 tersangka yang ditahan di Mapolres Ganyar, aparat kepolisian juga sudah menahan 3 anggota komplotan lainnya, yang ditahan terpisah di beberapa polsek di wilayah Gianyar.

Sementara satu tersangka bernama Agung, yang diduga sebagai spesialis tukang bacok, hingga kini masih buron. Kapolres Gianyar, AKBP Dedy Dhia Dharma mengakui, aksi komplotan rampok ini cukup meresahkan masyarakat selama ini. “Dalam aksinya mereka dikenal sadis karena tak segan-segan melukai korbannya dengan senjata tajam, jika aksinya ketahuan. Syukurlah mereka bisa kita tangkap,” kata Dedy.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/art



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami