Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pramuka Buleleng Bedah Dua Rumah Warga Kurang Mampu, Target Rampung Sebulan

Selasa, 28 Juli 2026, 21:56 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pramuka Buleleng Bedah Dua Rumah Warga Kurang Mampu, Target Rampung Sebulan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Buleleng kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program bedah rumah. Tahun ini, dua keluarga kurang mampu di Kecamatan Banjar dan Kecamatan Seririt menjadi penerima bantuan pembangunan rumah layak huni.

Program tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Gede Suyasa, didampingi jajaran Wakil Ketua dan Pengurus Kwarcab Buleleng pada Selasa (28/7/2026).

Rumah pertama dibangun untuk keluarga I Ketut Sensus Indah (48) di Desa Banyuseri, Kecamatan Banjar. Sementara rumah kedua diperuntukkan bagi keluarga Gede Mangku (50) di Desa Patemon, Kecamatan Seririt.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Gede Suyasa, menjelaskan program bedah rumah dilakukan dengan membangun rumah dari awal hingga menjadi hunian layak melalui semangat gotong royong. Pendanaan dihimpun melalui Program Bumbung Kemanusiaan, sedangkan penentuan penerima bantuan dilakukan setelah proses verifikasi bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

“Memang tidak banyak rumah yang bisa kita bedah, tetapi sebagai bagian dari komunitas yang peduli, kita setiap tahun bisa membantu dua rumah, sekarang biayanya meningkat karena bahan-bahan yang digunakan juga naik harganya. Dua rumah yang kita lakukan bedah rumah sudah di desain gambarnya oleh Dinas Sosial, ada di Desa Patemon Kecamatan Seririt dan Desa Banyusri di Kecamatan Banjar,” sebut Kakwarcab yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng.

Program bedah rumah ini menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bakti Pramuka dalam memperingati Hari Pramuka ke-65. Kegiatan tersebut juga merupakan agenda rutin Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng sebagai bentuk dukungan terhadap program pengentasan kemiskinan di daerah.

Suyasa mengungkapkan, sejak pertama kali dilaksanakan, program tersebut telah membangun 10 rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Buleleng.

“Ini menjadi agenda rutin bagi kami di Pramuka Buleleng melalui Satuan Tugas Pramuka Peduli melakukan aksi pengumpulan dana melalui bumbung kemanusiaan kemudian dari hasil itu kita membantu pemerintah dalam pegentasan kemiskinan melalui pembangunan rumah layak huni yang pada tahun ini sudah ada sepuluh rumah kita bangun secara bergotong royong,” ungkap Suyasa didampingi Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat, Data dan Digital Ketut Suwarmawan serta Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat, Bela Negara dan Lingkungan Hidup I Putu Kariaman Putra.

Sementara itu, Ketua Satgas Pramuka Peduli Buleleng, Gusti Bagus Adi Wirawan, mengatakan pembangunan rumah layak huni merupakan wujud nyata kepedulian Gerakan Pramuka kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, seluruh pendanaan berasal dari Program Bumbung Kemanusiaan yang dihimpun melalui partisipasi masyarakat, pengurus Pramuka, serta Gugus Depan Gerakan Pramuka se-Kabupaten Buleleng.

“Program bedah rumah dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial yang sudah dilaksanakan beberapa kali dengan memanfaatkan dana yang dihimpun melalui Program Bumbung Kemanusiaan. Dana tersebut berasal dari partisipasi masyarakat serta Pengurus pramuka, sumbangan dari Gugus Depan Gerakan Pramuka di wilayah Kabupaten Buleleng,” sebutnya.

Adi Wirawan menambahkan, proses pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan Satgas Pramuka Peduli, perangkat desa, anggota Pramuka di Kwarran Banjar dan Kwarran Seririt, masyarakat, relawan, serta berbagai pihak yang turut memberikan dukungan.

“Seluruh dana yang terkumpul dimanfaatkan secara transparan untuk pembelian bahan bangunan serta kebutuhan pelaksanaan bedah rumah,” tegasnya.

Sesuai rencana, pembangunan kedua rumah tersebut akan berlangsung selama satu bulan. Rumah layak huni itu dijadwalkan diserahkan kepada kedua keluarga penerima bantuan pada puncak peringatan Hari Pramuka di Kabupaten Buleleng.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami