Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Rimbawa : Bukan Bernuansa Adat
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bentrok antar warga hingga berbuntut peristiwa penembakan di Desa Patemon bukanlah bernuansa adat, walaupun peristiwa di Desa Patemon itu terjadi saat malam pengerupukan.
Demikian ditegaskan Ketua Majelis Madya Desa Pakraman Kabupaten Buleleng, Made Rimbawa, Minggu (16/3) di kediamannya di Banjar Jawa. “Sangat disayangkan bisa terjadi bentrokan seperti itu, walaupun itu saat kejadian malam Pengerupukan Nyepi, kejadian tersebut tidak bernuansa adat, tapi semua itu menyangkut pidana murni,” ungkap Rimbawa.
Insiden yang berbuntut penembakan dua warga Dusun Sibang Desa Patemon oleh orang tidak dikenal sudah selayaknya menjadi pengalaman berharga, sehingga kasus serupa tidak terjadi lagi. ”Ini pengalaman yang berharga bagi warga Desa Patemon agar tidak terulang kembali,” ujar Rimbawa.
Made Rimbawa, selaku Ketua Majelis Madya Desa Pakraman Kabupaten Buleleng mengaku telah bertemu Kapolres Buleleng, AKBP. Setyo Dwiantoro untuk memberikan dukungan kepada Jajaran Polres Buleleng untuk segera mengungkap pelaku penembakan di Desa Patemon dengan segera.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 767 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 684 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 505 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 482 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik