Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Hari Terakhir Libur, Kuta Tetap Ramai
BERITABALI.COM, BADUNG.
Meskipun hari ini merupakan hari terakhir libur panjang alias long weekend, suasana di Pantai Kuta tetap dipadati oleh wisatawan asing maupun domestik. Sejumlah pedagang acung pun tetap kecipratan rejeki. Sejumlah wisatawan domestik yang ditemui beritabali.com siang tadi, mengaku masih ingin menikmati suasana di Pantai Kuta. Selain itu, jadwal keberangkatan pesawat juga menjadi faktor pendukung banyaknya wisatawan domestik yang “bertahan” di pantai ini.
Sonya, salah seorang wisatawan domestik asal Jogja mengaku masih ingin menikmati suasana di Pantai Kuta, kendati hari ini hari terakhir liburan panjangnya. “Malam ini saya masih bermalam di Bali, dan baru pulang besok. Soalnya besok saya masih kebagian libur, dan selasa baru ngantor,” ujarnya.
Lain lagi komentar yang diberikan Fandi. Wisdom asal Jakarta ini mengaku baru akan kembali ke Jakarta malam nanti. Untuk itu, ia tidak ingin menyia-nyiakan waktunya untuk menikmati suasana Kuta. “Pesawat saya baru berangkat malam nanti. Jadi sekarang saya masih punya kesempatan untuk menikmati suasana Kuta, apalagi saya baru pertama kali ke Bali. Jarak dari hotel saya ke bandara juga tidak terlalu jauh, jadi tidak usah terburu-buru,” jelasnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan