Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Hari Terakhir Libur, Kuta Tetap Ramai
BERITABALI.COM, BADUNG.
Meskipun hari ini merupakan hari terakhir libur panjang alias long weekend, suasana di Pantai Kuta tetap dipadati oleh wisatawan asing maupun domestik. Sejumlah pedagang acung pun tetap kecipratan rejeki. Sejumlah wisatawan domestik yang ditemui beritabali.com siang tadi, mengaku masih ingin menikmati suasana di Pantai Kuta. Selain itu, jadwal keberangkatan pesawat juga menjadi faktor pendukung banyaknya wisatawan domestik yang “bertahan” di pantai ini.
Sonya, salah seorang wisatawan domestik asal Jogja mengaku masih ingin menikmati suasana di Pantai Kuta, kendati hari ini hari terakhir liburan panjangnya. “Malam ini saya masih bermalam di Bali, dan baru pulang besok. Soalnya besok saya masih kebagian libur, dan selasa baru ngantor,” ujarnya.
Lain lagi komentar yang diberikan Fandi. Wisdom asal Jakarta ini mengaku baru akan kembali ke Jakarta malam nanti. Untuk itu, ia tidak ingin menyia-nyiakan waktunya untuk menikmati suasana Kuta. “Pesawat saya baru berangkat malam nanti. Jadi sekarang saya masih punya kesempatan untuk menikmati suasana Kuta, apalagi saya baru pertama kali ke Bali. Jarak dari hotel saya ke bandara juga tidak terlalu jauh, jadi tidak usah terburu-buru,” jelasnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3871 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1985 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1853 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1753 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1533 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun