Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Koni Bali Unggulkan Cabang Olahraga Karate
BERITABALI.COM, DENPASAR.
KONI Bali nampaknya tidak berharap banyak dari PON Kaltim yang dihelat awal Juni 2008 mendatang. Buktinya, dari 32 cabor (cabang olahraga) yang akan berlaga pada PON mendatang, KONI Bali baru mengunggulkan satu cabor saja, yaitu Karate.
Pelatih atlet karate yang akan turun pada PON mendatang, Ardy Ganggas membenarkan jika cabornya menjadi cabang unggulan pada PON Kaltim mendatang. Untuk memantapkan para karateka, pihaknya bahkan telah melakukan Pelatda hingga ke Malaysia. “Sore ini kami akan berangkat ke Malaysia untuk melakukan TC atau Pelatda atlet-atlet kami. Kami ingin karateka kami mendapatkan latihan terbaik karena cabang kami menjadi cabor unggulan saat PON nanti,” ujar Andy.
Sementara itu, salah seorang atlet karate yang akan turun pada PON mendatang, Fritz Seran, mengaku siap mengharumkan nama Bali pada PON mendatang, terlebih ia dan rekan-rekannya telah mendapatkan latihan ekstra. “Saya siap membela Bali saat PON nanti. Saya ingin mengharumkan nama Bali, terlebih setelah kami mendapat kesempatan untuk TC di Malaysia. Saya rasa untuk PON nanti kami harus meewaspadai karateka dari Pulau Jawa yang sudah terkenal ketangguhannya,” pungkas Fritz.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1972 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1750 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1734 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1529 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun