Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Preman Jangan Dibiarkan Kaya Raya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kapolda Bali, Irjen Pol Paulus Purwoko MDA, menghimbau kepada jajarannya untuk terus menekan kelompok preman yang mencari kekayaan lewat perjudian togel dan sabung ayam. Bila diberi kesempatan, mereka akan kuat, sanggup membeli senjata, granat dan ujung-ujungnya polisi yang kewalahan. “Penekanan terus kita lakukan, bikin mereka tidak bernapas, jangan diberi kesempatan. Kalau kita kendur, mereka kuat lagi. Kita akan terus melakukan penegakan hukum,” tegas Kapolda Bali Irjen Pol Paulus Purwoko.
Dikatakannya, kepolisian tidak akan memberikan kesempatan terhadap preman yang melegalkan bisnis perjudian sabung ayam dan togel. “Kalau mereka kaya, bisa beli bahan peledak. Kantor polisi juga bisa diledakkan,” ujarnya. Oleh karena itu, beber Kapolda, pihak kepolisian akan terus menggelar razia, memberangus perjudian.
Dia menghimbau jajaran Poltabes-Polres se Bali dan Polsek, terus berjuang memberantas perjudian di wilayahnya masing-masing. Termasuk, penertiban kafe-kafe. Karena tempat remang–remang itu merupakan tempat berkumpulnya kelompok preman. “Polri sudah komitmen menertibkan kafe-kafe yang ada dikampung. Kalau tak ada ijin dari Pemda kita datangi, segel pakai police line,” paparnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2240 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2010 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1926 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun