Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
2 "Ayam Raksasa" Demo Konferensi Flu Burung
BERITABALI.COM, BADUNG.
2 ekor ‘ayam raksasa’ warna kuning, melakukan aksi demo, di tengah berlangsungnya Konferensi Tahunan Flu Burung ke-6 di Nusa Dua, Kamis (27/3). 2 ‘Ayam Raksasa’ kuning ini kemudian diusir polisi karena dianggap mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan para turis di Nusa Dua. 2 ekor ‘ayam raksasa’ warna kuning ini merupakan para aktivis penyayang hewan yang tergabung dalam organisasai People For The Ethical Of Animals Asia-Pasifik (PETA) atau Persatuan Masyarakat Pendukung Perlakukan Beradab terhadap Hewan Cabang Asia Pasifik. Dalam aksinya, 2 boneka ayam raksasa berwarna kuning ini juga mengenakan topeng gas untuk pencegah penularan virus flu burung.
Di depan hotel tempat berlangsungnya Konferensi Tahunan tentang flu burung, 2 boneka ayam raksasa ini kemudian membentangkan poster. Poster ini berisi ajakan untuk menghindari virus flu burung dengan menjadi seorang vegetarian atau tidak mengkonsumsi daging. “Menjadi seorang vegetarian merupakan solusi terbaik untuk mencegah pandemi flu burung. Vegetarian tidak akan bersentuhan langsung dengan daging atau telur ayam yang sudah terinfeksi virus flu burung,” kata salah seorang pendemo, Ashley Fruno.
Aksi demo yang berlangung damai ini akhirnya dibubarkan aparat kepolisian pariwisata Nusa Dua. Demo ini dianggap mengganggu ketertiban umum dan dilakukan di daerah kompleks hotel berbintang (BTDC) Nusa Dua. Para pendemo ini kemudian diminta masuk ke dalam mobil dan segera meninggalkan lokasi tempat berlangsungnya Konferensi Internasional Tahunan Flu Burung. Konferensi Internasional Tahunan tentang flu burung yang ke-6 di Nusa Dua ini diikuti oleh 25 negara. Dalam konferensi ini dibahas beberapa persoalan teknis tentang penanganan flu burung di dunia, mulai pengadaan obat flu burung, mutasi virus H5N1, penyebaran virus, dan hal-hal teknis lainnya terkait penanganan virus flu burung.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3790 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1736 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang