Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
2 "Ayam Raksasa" Demo Konferensi Flu Burung
BERITABALI.COM, BADUNG.
2 ekor ‘ayam raksasa’ warna kuning, melakukan aksi demo, di tengah berlangsungnya Konferensi Tahunan Flu Burung ke-6 di Nusa Dua, Kamis (27/3). 2 ‘Ayam Raksasa’ kuning ini kemudian diusir polisi karena dianggap mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan para turis di Nusa Dua. 2 ekor ‘ayam raksasa’ warna kuning ini merupakan para aktivis penyayang hewan yang tergabung dalam organisasai People For The Ethical Of Animals Asia-Pasifik (PETA) atau Persatuan Masyarakat Pendukung Perlakukan Beradab terhadap Hewan Cabang Asia Pasifik. Dalam aksinya, 2 boneka ayam raksasa berwarna kuning ini juga mengenakan topeng gas untuk pencegah penularan virus flu burung.
Di depan hotel tempat berlangsungnya Konferensi Tahunan tentang flu burung, 2 boneka ayam raksasa ini kemudian membentangkan poster. Poster ini berisi ajakan untuk menghindari virus flu burung dengan menjadi seorang vegetarian atau tidak mengkonsumsi daging. “Menjadi seorang vegetarian merupakan solusi terbaik untuk mencegah pandemi flu burung. Vegetarian tidak akan bersentuhan langsung dengan daging atau telur ayam yang sudah terinfeksi virus flu burung,” kata salah seorang pendemo, Ashley Fruno.
Aksi demo yang berlangung damai ini akhirnya dibubarkan aparat kepolisian pariwisata Nusa Dua. Demo ini dianggap mengganggu ketertiban umum dan dilakukan di daerah kompleks hotel berbintang (BTDC) Nusa Dua. Para pendemo ini kemudian diminta masuk ke dalam mobil dan segera meninggalkan lokasi tempat berlangsungnya Konferensi Internasional Tahunan Flu Burung. Konferensi Internasional Tahunan tentang flu burung yang ke-6 di Nusa Dua ini diikuti oleh 25 negara. Dalam konferensi ini dibahas beberapa persoalan teknis tentang penanganan flu burung di dunia, mulai pengadaan obat flu burung, mutasi virus H5N1, penyebaran virus, dan hal-hal teknis lainnya terkait penanganan virus flu burung.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan