Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Dubes RI : Kendala Utama TKI adalah Bahasa Inggris
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dari sekian persyaratan untuk bisa bekerja di luar negeri sebagai tenaga terampil, ternyata penguasaan bahasa Inggris menjadi kendala yang menonjol di kalangan tenaga kerja Indonesia (TKI). Akibatnya, hal itu berpengaruh pada daya saing diantara para pencari kerja di luar negeri. “Kendala tenaga kerja Indonesia di luar negeri khususnya di Australia adalah masih lemahnya penguasaan Bahasa Inggris,” kata Duta Besar (Dubes) Indonesia Berkuasa Penuh untuk Australia, TM Hamzah Thayeb, di Denpasar, Kamis (27/3).
Atas permasalahan tersebut, Hamzah berharap hambatan itu bisa segera diatasi dengan cara menyempurnaan kurikulum bahasa Inggris. Sehingga calon tenaga kerja mampu menguasai keterampilan berbahasa Inggris. Menurut Hamzah, untuk bisa masuk pekerja migran ke Australia tidak semudah beberpa puluh tahun silam, karena saat ini tingkat kompetisi semakin ketat. Selain penguasaan bahasa Inggris, juga masih ditentukan syarat pengalaman kerja pada bidangnya, serta sertifikasi yang ditentukan di Australia.
Berdasarkan proyeksi yang disusun Departement of Employment and Workplace Relations, tenaga kerja yang dibutuhkan Australia pada 2011-2012 adalah, antara lain akuntansi, perbankan dan manajemen sebanyak 21,9%, bidang kesehatan 10,1%, sales assistant dan storeperson 13,8%, pramusaji dan pariwisata 5,7%, dan lainnya. Data ini, kata Hamzah, bisa memberkan indikasi tentang sektor-sektor lapangan kerja yang bisa diisi kalangan TKI.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3795 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang