Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Siswi SMP Dihajar Hingga Babak Belur
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang pelajar SMP yang beralamat di Dusun Cangkang, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar boleh bersyukur karena bisa lolos dari aksi pemerkosaan. Akan tetapi, Ni Luh Putu Indah Lastriani (15) mengalami luka babak belur pada bagian wajah setelah dihajar pelakunya, I Ketut Antara (17) warga Dusun Gunung Anyar, Desa Tigawasa, sehingga Sabtu (29/3), penganiayaan dan percobaan pemerkosaan itu dilaporkan ke Mapolsektif Banjar.
“Pelaku Ketut Antara untuk sementara sudah diamankan di Mapolsektif Banjar, dan kini masih dalam proses pemeriksaan secara intensif terkait percobaan pemerkosaan dan penganiayaan yang dilakukannya,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol Khaidar Latief. Aksi percobaan pemerkosaan yang dilakukan pelaku Ketut Antara berawal saat korban Indah Lastriani berangkat ke sekolah. Di tengah perjalanan, tepatnya di dekat Kali Batu Unggul, korban bertemu dengan pelaku.
“Tanpa disadari korban, pelaku yang datang dari arah berlawanan langsung memeluk korban dan meraba buah dada serta meremas paha korban. Tak hanya disitu, pelaku berupaya melakukan pemerkosaan, namun korban melawan sambil berteriak,” papar Khaidar Latief. Diduga pelaku ketakutan dengan aksinya tersebut, lantas korban dipukul pada bagian wajah hingga babak belur. Bahkan dari aksi penganiayaan itu, mulut dan hidung korban mengeluarkan darah, dan pelaku Antara melarikan diri.
”Setelah ada laporan dari korban, Unit Reskrim Polsektif Banjar langsung bergerak dan mengamankan pelakunya,” tegas Pahumas. Sementara, pelaku setelah diamankan di Mapolsektif Banjar langsung menjalani pemeriksaan secara intensif, motif peristiwa percobaan pemerkosaan yang dilakukan korban belum diketahui secara pasti, sebab pelaku masih membantah laporan korban.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli