Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Ahmad Sahroni Kirim Bantuan untuk Keluarga Korban Pengeroyokan di Baturiti
BERITABALI.COM, BULELENG.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga KD, warga Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, yang meninggal dunia diduga akibat pengeroyokan massa di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.
Bantuan diserahkan melalui perwakilan Ahmad Sahroni kepada keluarga korban pada Senin (27/7/2026) sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan.
Paket bantuan yang diberikan terdiri atas 50 kilogram beras, 30 dus mi instan, 200 liter minyak goreng, serta 25 kilogram telur untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga korban.
Dalam keterangannya, Ahmad Sahroni menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya KD. Ia menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan dan meminta seluruh pihak yang terlibat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Saya turut berbelasungkawa atas apa yang terjadi kepada korban dan keluarganya. Main hakim sendiri jelas merupakan tindakan yang salah dan para pelaku harus diusut. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan," ujar Sahroni.
Politikus Partai NasDem tersebut berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu istri dan kedua anak korban yang kini harus melanjutkan kehidupan setelah kehilangan tulang punggung keluarga.
Sementara itu, sepupu korban, Made Parta, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Ahmad Sahroni beserta sejumlah pihak yang telah menunjukkan kepedulian kepada keluarganya.
Menurut Parta, bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarga, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari istri dan kedua anak korban.
"Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih kepada Pak Ahmad Sahroni. Bantuan ini sangat berarti untuk kami dan akan kami manfaatkan sebaik-baiknya," ujar Parta.
Sebelumnya, KD meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan massa di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, pada Jumat (24/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut diduga dipicu setelah korban kepergok mencuri ayam aduan milik seorang warga.
Hingga kini, Polres Tabanan telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dan masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1978 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1827 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1739 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun