Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Terminal Batubulan Krisis Penumpang
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Para sopir angkutan umum di Terminal Batubulan mulai mengeluhkan sepinya penumpang. Bahkan, akibat menurunnya pengguna jasa transportasi umum, tidak sedikit dari mereka memilih untuk beralih profesi. Krisis penumpang melanda para sopir angkut di Terminal Batubulan. Berdasarkan pantauan Beritabali.com di lapangan, Senin (31/3) tidak sedikit sopir terlihat tengah menganggur dan memilih duduk-duduk di Terminal.
Seperti yang dikatakan oleh I Gede Badung, salah satu sopir asal Angantelu, Karangasem ini mengaku sejak kemarin mobil colt diesel-nya kosong penumpang, minimnya penumpang ini sendiri menurutnya disebabkan lantaran banyak warga yang sudah memiliki sepeda motor. Bukan itu saja, maraknya hp (hand phone) juga menjadi penyebab lantaran mereka berkomunikasi cepat sehingga jemputan datang.
“Kami tak bisa ngomong banyak sekarang ini, kami hanya mendapatkan satu penumpang setiap harinya,gimana kami bisa operasi dan jalan, bayar ongkos bensin saja tak sanggup,“ jelasnya. Keluhan tidak terlontar dari sopir colt diesel saja, nampaknya keluhan yang sama juga disampaikan oleh sopir bus, I Komang Siki. Lantaran sepinya penumpang,dirinya berancang-ancang bakal beralih profesi menjadi sopir truk, karena setiap harinya bus-nya cuman berisi dua sampai lima penumpang. “Kami mau tak mau akan beralih profesi jika keadaannya begini terus," ungkapnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3309 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 718 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman