Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Warga Jalan Kaki Puluhan Kilometer
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kelangkaan bensin di beberapa kabupaten di Bali, membawa ‘derita’ bagi warga Bali. Beberapa warga yang baru pulang kantor terpaksa berjalan kaki sambil menuntun sepeda motornya hingga puluhan kilometer, karena kehabisan bensin. Salah seorang warga yang menjadi korban kelangkaan bensin ini adalah Wayan Sudana (37), asal Blahbatuh Gianyar.
Sore ini, Wayan yang bekeja di kantor Pos Renon Denpasar ini berniat pulang ke rumahnya di Desa Blahbatuh, Gianyar. Semenjak pulang dari kantor, Wayan sudah merasa was-was karena bensin motornya sudah habis. Kekhawatiran Wayan kemudian menjadi kenyataan. Di daerah Sanur Denpasar, tepatnya di depan restauran KFC, motornya tiba-tiba mogok kehabisan bensin. Wayan kemudian memutuskan untuk terus berjalan sambil menuntun sepeda motornya untuk mencari SPBU atau pedagang bensin eceran. Namun hingga memasuki wilayah Gianyar, lewat By Pass Ida Bagus Mantra, Wayan tidak berhasil menemukan SPBU atau penjual bensin eceran.
“Saya tidak mau menunggu. Jadi saya akan terus berjalan meskipun jarak dari Sanur hingga rumah saya di Blahbatuh sekitar 20 kilometer. Saya akan berjalan sekuat saya meski kaki saya sakit dan baju saya basah kuyup,” kata Wayan, ketika dihubungi lewat telepon selularnya. Dalam perjalanan menuju rumahnya, Wayan mengaku sempat melihat ‘rekan senasib’, yakni pengendara motor dan mobil yang kehabisan bensin di jalan. Berbeda dengan Wayan, para pengendara motor atau mobil ini memilih untuk menunggu kiriman bensin dari teman atau saudaranya, sambil duduk di pinggir jalan.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1020 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli