Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Insiden Patemon Jalan Ditempat
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penyelidikan dan penyidikan Insiden Malam Pengerupukan di Desa Patemon nampaknya masih jalan ditempat, menyusul kurang adanya koordinasi masyarakat dengan polisi. Pengusutan Insiden Patemon saat malam pengerupukan Hari Raya Nyepi, hingga Jumat (4/4) terancam mengalami jalan buntu menyusul tertutupnya sejumlah saksi yang notabene warga Desa Patemon dalam pemeriksaan dan kurangnya koordinasi aparat Desa dengan polisi, namun demikian proses penyelidikan dan penyidikan insiden itu terus dilanjutkan.
"Polisi secara profesional secara berkesinambungan tetap melakukan pengembangan atas insiden di Desa Patemon untuk mengungkap pelaku penembakan dua warga Dusun Sibang, kasus ini masih berlanjut," tegas Kapolres Buleleng, AKBP. Rudolf Albert Rodja. Ditempat yang sama Perbekel Desa Patemon, Ketut Winaya mengatakan, dalam menyikapi permasalahan di Desa Patemon telah dilakukan berbagai upaya, baik membantu penyidikan dan penyelidikan.
"Di Desa Patemon sekarang telah dibentuk sebuah forum yang terdiri dari anggota TNI dan Polri warga Desa Patemon, forum ini nantinya bertugas untuk melakukan antisipasi biar permasalahan dapat diredam." ujar Winaya. Sedikitnya dalam penanganan Insiden Patemon yang ditarik dari Polsektif Seririt ke Sat Reskrim Polres Buleleng telah 40 saksi diperiksa secara intensif, namun pelaku penembakan nampaknya masih misterius, demikian halnya dengan penyelidikan yang telah dilakukan masih belum mengarah tehadap kepemilikan senjata api.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 919 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 769 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 582 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 547 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik