Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Besok, KPU Pusat Rapat Pleno
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Desakan sejumlah organisasi yang mengakomodir calon independen untuk berlaga pada pilkada di sejumlah daerah, ternyata membuat KPU Pusat bergeming. Ketua Koalisi Calon Perseorangan Seluruh Indonesia (KCPSI) Regional Bali, Ida Ayu Agung Mas mengatakan, pihaknya telah mendesak KPU bersama sejumlah organisasi lainnya.
Alhasil, KPU Pusat besok (Rabu, 9/4) akan menggelar Rapat Pleno untuk membahas peluang calon independen yang akan berlaga pada pilkada di sejumlah daerah, termasuk Bali. “Kemarin bersama sejumlah organisasi sudah menemui anggota KPU Pusat, dan kami mendesak supaya KPU mengundur pelaksanaan pilkada di sejumlah daerah, agar calon non partai bisa maju. Untuk itu, besok KPU akan menggelar rapat pleno untuk membahas hal tersebut,” jelasnya.
Lebih lanjut Dayu mengatakan, KPU juga akan segera mempublikasikan hasil plenonya kepada masyarakat dan juga organisasi yang mengakomodir calon perseorangan, termasuk KPU yang ada di daerah. “Apapun hasilnya, KPU rencananya segera mempublikasikan hasil plenonya. Kami berharap pleno tersebut bisa mengakomodir calon perseorangan. Jika tidak, terpaksa kami melakukan gugatan,” pungkasnya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2317 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1930 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1789 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun