Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Erwin: Dana Itu Sifatnya Talangan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Heboh soal pungutan Rp 850 ribu terkait ujian nasional (UN) yang dilakukan SMK 5 Denpasar ditanggapi enteng oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Denpasar, Made Erwin Suryadarma. Menurutnya, pungutan itu sifatnya untuk dana talangan agar sekolah bisa menyelenggarakan UN.
Menurut Erwin, pungutan ini khusus untuk keperluan UN produktif, yakni untuk mata pelajaran praktek. Sesuai program, dana UN produktif ini dibantu dari pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemkot sendiri dengan besaran yang bervariasi. Yaitu masing-masing Rp 258 ribu dari Pusat, Rp 232 ribu dari provinsi, dan dari Pemkot Denpasar Rp 208 ribu.
Namun hingga saat ini bantuan tersebut belum cair. “Bila dana itu sudah cair, maka dana yang dipungut sekolah akan dikembalikan lagi kepada siswa,” ujar Erwin. UN produktifnya sendiri sudah dilangsungkan Februari lalu. Sementara itu, pada UN SMA/K di Denpasar di hari pertama Selasa (22/4), tercatat 23 siswa peserta absen dengan berbagai alasan. Terbanyak yakni 13 siswa ternyata sudah berhenti dari sekolahnya, disusul 7 orang sakit, dan 1 orang izin. Mereka yang tak bisa ikut UN itu akan diberikan kesempatan untuk mengikuti UN susulan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari mulai Senin (28/4) sampai Rabu (30/4).
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 754 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 679 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 498 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 475 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik