Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Lestarikan Budaya Seni Sakral
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ajang kegiatan presentasi gamelan gender di Puri Ayodya Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Minggu (27/4) merupakan satu terobosan di dalam mengenalkan dan melestarikan budaya seni sakral gender. Alunan seperangkat gamelan yang disebut gender, kerap kita dengarkan bila menyaksikan adanya pertunjukan wayang kulit, sehingga antara tabuh gender dengan seni wayang kulit tidak bisa dipisahkan, demikian terungkap dalam presentasi gamelan gender di Puri Ayodya di Kawasan Wisata Lovina yang digelar Kantor Kesbang Linmas Kabupaten Buleleng bersama Peguyuban Gender Mustika Dewi Paramita Desa Pemaron.
“Budaya seni sakral gender di Kabupaten Buleleng masih langka sehingga diperlukan berbagai inovasi untuk mengenalkan seni budaya itu kepada masyarakat, khususnya generasi muda, bahkan antara gemelan gender dan wayang kulit tidak bisa dipisahkan,” ungkap Ketua Peguyuban Gender Mustika Dewi Paramita, Ketut Mustika. Disamping sebagai upaya melestarikan Seni Sakral Gender, seni yang langka tersebut banyak manfaat yang diperoleh.
”Seni gamelan ini mampu menumbuhkan rasa senang dan damai, selain itu merupakan pengobatan stres, meredam rasa emosi dan egois untuk sabar disamping sebagai kelengkapan kegiatan keagamaan,” Ketut Mustika. Dalam kegiatan presentasi gamelan gender di Puri Ayodya, selain melibatkan sejumlah Peguyuban Gender se-Kabupaten Buleleng juga melibatkan para Dalang Wayang Kulit dan sejumlah tokoh adat serta para seniman di Buleleng.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5955 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan