Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Kades Gantung Diri di Kebun Anggur
BERITABALI.COM, BULELENG.
Perbekel atau Kepala Desa Joanyar, Wayan Wirasa (36), Jumat (2/5) pagi ditemukan tewas gantung diri di sebuah pondok di kebun anggur milik Putu Titas (65), di Dusun Padma Sari, Desa Kalianget Kecamatan Seririt. "Ditemukan sudah meninggal dunia, diperkirakan bunuh diri yang dilakukan perbekel Joanyar pada pagi hari, kita belum mengetahui motif aksi gantung diri ini, sebab korban tertutup dan pendiam," ungkap Kapolsektif Seririt, AKP. Ketut Naya.
Korban, Wayan Wirasa yang belum setahun menjabat sebagai Perbekel Desa Joanyar, nekat melakukan bunuh diri dengan gantung diri. Ia diduga mempunyai beban masalah sebagai perbekel. "Secara jelas kita belum tahu, namun kemungkinan ada beban masalah yang tidak bisa diselesaikan," ujar Naya. Aksi bunuh diri yang dilakukan Perbekel Joanyar Wayan Wirasa murni akibat gantung diri, sebab di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan hanya luka akibat jeratan pada leher.
"Ini murni bunuh diri, hasil visum yang kita lakukan di kuburan sebelum jenazah dikuburkan tidak menunjukan ciri yang mengarah tindak kekerasan," tegas Kapolsektif Seririt. Setelah dilakukan pemeriksaan secara medis, termasuk olah lokasi peristiwa, jenazah korban Wayan Wirasa yang menjabat sebagai Perbekel Desa Joanyar langsung dikuburkan sesuai prosesi di Desa Joanyar.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8099 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5665 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan