Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Oknum Petugas PLN Singaraja Diamankan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Setelah dilaporkan sepekan lalu terkait kasus penipuan dan penggelapan uang calon pelanggan di Desa Kayuputih Melaka Kecamatan Buleleng, oknum petugas PT. Perusahaan Listrik Negara, PLN Singaraja, I Wayan Wija (41) Sabtu (3/5) diamankan di Sat Reskrim Polres Buleleng. “Kita sudah amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait laporan dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan oknum ini, kita periksa dulu untuk mendapatkan keterangan yang pasti,” ungkap Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Ambariyadi Wijaya.
Aksi penipuan dan penggelapan uang calon pelanggan yang dilakukan Oknum petugas PLN tersebut, berawal dari keinginan korban, Ni Luh Putu Setiawati (24) dan keluarganya ingin menikmati penerangan listrik di Desa Kayuputih Melaka, sekitar bulan maret tahun lalu. Selanjutnya korban melakukan transaksi dengan oknum petugas PLN Singaraja, I Wayan Wija (41), saat itu korban menyerahkan uang tunai Rp. 3,5 juta untuk memasang aliran listrik, namun hingga saat ini belum terealisasi, bahkan sekitar bulan Desember lalu, pelaku datang dan mengembalikan uang hanya Rp. 1 juta, sehingga masalah tersebut dilaporkan ke Mapolres Buleleng.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2956 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2019 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun