Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pihak Keluarga Tempuh Jalur Niskala
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pencarian korban terseret air di Sungai Mendaum hingga Selasa (6/5) belum membuahkan hasil, Made Anwar Suprianto belum ditemukan walaupun pencarian terus dilakukan secara intensif, sehingga keluarga korban menempuh jalur niskala dengan membawa gamelan baleganjur dan memainkannya di sepanjang sungai mendaum. Diyakini gamelan merupakan salah satu sarana agar korban yang diyakini disembunyikan oleh mahluk gaib dapat kembali terlihat oleh mata telanjang.
“Memang ada kemungkinan disembunyikan makhluk yang tidak kelihatan, ini upaya niskala dengan gemelan gong baleganjur merupakan upaya kita untuk menemukan korban, bila dalam 3 hari tidak ketemu kita pasrahkan saja,” ungkap salah seorang keluarga korban. “Pencarian terus kami upayakan, sungai mendaum sudah kita telusuri dari lokasi terseretnya korban hingga ke pantai, namun satu korban belum kita temukan, sekarang kita fokuskan pada muara sungai,” ungkap Kapolsektif Banjar, Iptu.
I Putu Sutama. Sementara itu pada muara sungai Mendaum yang merupakan perbatasan Desa Banjar dengan Desa Kalianget terlihat puluhan orang membantu pencarian secara berpencar ke sungai dan sejumlah semak-semak di sekitar sungai. Sebelumnya, sang Bapak, Made Astawa (38) ditemukan mengambang pada muara sungai di wilayah perbatasan Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Desa Kalianget Kecamatan Seririt setelah sehari menghilang dan ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2785 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1967 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun