Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pihak Keluarga Tempuh Jalur Niskala
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pencarian korban terseret air di Sungai Mendaum hingga Selasa (6/5) belum membuahkan hasil, Made Anwar Suprianto belum ditemukan walaupun pencarian terus dilakukan secara intensif, sehingga keluarga korban menempuh jalur niskala dengan membawa gamelan baleganjur dan memainkannya di sepanjang sungai mendaum. Diyakini gamelan merupakan salah satu sarana agar korban yang diyakini disembunyikan oleh mahluk gaib dapat kembali terlihat oleh mata telanjang.
“Memang ada kemungkinan disembunyikan makhluk yang tidak kelihatan, ini upaya niskala dengan gemelan gong baleganjur merupakan upaya kita untuk menemukan korban, bila dalam 3 hari tidak ketemu kita pasrahkan saja,” ungkap salah seorang keluarga korban. “Pencarian terus kami upayakan, sungai mendaum sudah kita telusuri dari lokasi terseretnya korban hingga ke pantai, namun satu korban belum kita temukan, sekarang kita fokuskan pada muara sungai,” ungkap Kapolsektif Banjar, Iptu.
I Putu Sutama. Sementara itu pada muara sungai Mendaum yang merupakan perbatasan Desa Banjar dengan Desa Kalianget terlihat puluhan orang membantu pencarian secara berpencar ke sungai dan sejumlah semak-semak di sekitar sungai. Sebelumnya, sang Bapak, Made Astawa (38) ditemukan mengambang pada muara sungai di wilayah perbatasan Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Desa Kalianget Kecamatan Seririt setelah sehari menghilang dan ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan