Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Monumen Puputan Klungkung Jadi Lokasi Pacaran
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Peringatan Seabad Puputan ( perang hingga titik darah penghabisan) Klungkung baru saja berlalu. Namun penghargaan warga terhadap monumen perjuangan yang berlokasi di perempatan Kota Semarapura, belumlah maksimal. Di malam hari, monumen sakral ini malah dijadikan lokasi pacaran. Di malam hari, monumen perjuangan ini menjadi lokasi favorit pacaran bagi anak muda kota Klungkung.. Situasinya memungkinkan untuk itu, karena suasana di sekitar monumen ini remang-remang.
Jika dibandingkan dengan lokasi Museum Kertagosa yang terang benderang di seberang jalan, keadaan monument ini justru sebaliknya. Salah satu penglingsir Puri Agung Semarapura, Ir Tjokorda Putra Oka menyesalkan kondisi tersebut. Menurutnya, penerangan di sekitar monumen perjuangan harus terang dan tidak gelap seperti sekarang. Disamping itu, Tjokorda juga meminta kepada Pemerintah daerah agar membongkar tembok bagian selatan monumen. “Monumen, patung Catus Pata adalah satu kesatuan yang utuh, jangan dipisah. Satpol PP yang kantornya berada di belakang kantor bupati harus tegas melarang anak muda pacaran di areal monumen perjuangan,” tegasnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 716 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 660 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 485 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 466 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik