Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 6 November 2026
Lagi, Baliho Win-Ap Dirobek
Baturiti
Senin, 2 Juni 2008,
17:48 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Menjelang dilaksanakannya kesepakatan penurunan atribut peserta pilgub termasuk Baliho tanggal 3 Juni besok di Tabanan. Senin (2/6) kembali terjadi insiden perusakan dua buah baliho Win-Ap di depan Pasar Perean Tengah, Baturiti dan di Desa Perean Kangin, Baturiti.
Dua baliho Win-Ap tersebut dirusak dengan cara dibakar dan dirobek orang tak dikenal yang diduga dilakukan Senin dini hari. Atas kejadian itu Tim Advokasi Win-Ap yang dipimpin Nengah Sudiartha bersama Nengah Nurlaba mendatangi Mapolsek Baturiti guna mengantar saksi I Ketut Artana (33) warga banjar Tuka Desa Perean, Tengah Baturiti.
Saksi I Ketut Artana yang dihubungi Beritabali.com menyebutkan awalnya dirinya bersama-sama rekan relawan Win-Ap bermaksud melepas Baliho Win-Ap menindaklanjuti kesepakatan di desa yang menyebutkan semua Baliho harus
sudah dilepas pada tanggal 2 juni 2008.
Setelah tiba di tempat Baliho Win-Ap yang dipasang di depan pasar Perean Tengah, Baturiti dan di Desa Perean Kangin dia terkejut karena kedua baliho tersebut dalam keadaan rusak dengan cara dibakar dan dirobek.
"Kami terkejut ketika melihat dua baliho Win-Ap ukuran 4 X 6 meter di dua tempat tersebut dalam keadaan rusak," jelas
Artana. Dia pun menduga, dua baliho tersebut dirusak pada Minggu malam atau Senin dini hari karena sebelumnya dua baliho tersebut masih dalam keadaan utuh.
Ketua Tim Advokasi Win-Ap Nengah Sudiartha yang mendampingi saksi saat melapor ke Polsek Baturiti sangat menyayangkan aksi-aksi yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut.
Pihaknya pun meminta pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus perusakan dua baliho Win-Ap di Desa Perean, Baturiti itu.
"Respon pihak kepolisian bagus menerima laporan kita, Kapolsek Baturiti pun berjanji akan menangani kasus ini dengan serius," jelas Sudiartha. (nod)
Dua baliho Win-Ap tersebut dirusak dengan cara dibakar dan dirobek orang tak dikenal yang diduga dilakukan Senin dini hari. Atas kejadian itu Tim Advokasi Win-Ap yang dipimpin Nengah Sudiartha bersama Nengah Nurlaba mendatangi Mapolsek Baturiti guna mengantar saksi I Ketut Artana (33) warga banjar Tuka Desa Perean, Tengah Baturiti.
Saksi I Ketut Artana yang dihubungi Beritabali.com menyebutkan awalnya dirinya bersama-sama rekan relawan Win-Ap bermaksud melepas Baliho Win-Ap menindaklanjuti kesepakatan di desa yang menyebutkan semua Baliho harus
sudah dilepas pada tanggal 2 juni 2008.
Setelah tiba di tempat Baliho Win-Ap yang dipasang di depan pasar Perean Tengah, Baturiti dan di Desa Perean Kangin dia terkejut karena kedua baliho tersebut dalam keadaan rusak dengan cara dibakar dan dirobek.
"Kami terkejut ketika melihat dua baliho Win-Ap ukuran 4 X 6 meter di dua tempat tersebut dalam keadaan rusak," jelas
Artana. Dia pun menduga, dua baliho tersebut dirusak pada Minggu malam atau Senin dini hari karena sebelumnya dua baliho tersebut masih dalam keadaan utuh.
Ketua Tim Advokasi Win-Ap Nengah Sudiartha yang mendampingi saksi saat melapor ke Polsek Baturiti sangat menyayangkan aksi-aksi yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut.
Pihaknya pun meminta pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus perusakan dua baliho Win-Ap di Desa Perean, Baturiti itu.
"Respon pihak kepolisian bagus menerima laporan kita, Kapolsek Baturiti pun berjanji akan menangani kasus ini dengan serius," jelas Sudiartha. (nod)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
04
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 639 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 526 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026