Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Kapolsek: Nuryani Sempat Heran Dirinya Hidup
Denpasar
Senin, 2 Juni 2008,
18:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Made Nuri alias Nuryani (30), yang tewas membunuh anak kandungnya sendiri, Agus Heriansyah (1,8), masih dirawat intensif di RS Trijata Polda Bali. Dari pemeriksaan awal, Nuryani mengatakan, penyesalan atas kematian anaknya. Sebaliknya dia menanyakan kepada penyidik, kenapa dirinya tidak ikut mati bersama anaknya.
Kapolsek Dentim, AKP I Gede Ariantha membenarkan tersangka Nuryani, menanyakan perihal itu. Dikatakan Kapolsek, dalam pemeriksaan di RS Trijata, tersangka sempat berucap, kenapa tidak mati bersama anaknya.
Menurut Kapolsek, tersangka memang sudah lama mengalami kelainan jiwa. Bahkan seperti penuturan keluarganya, Nuryani, kerap mengingau dan pembicaraannya membingungkan.
Dalam hal ini, aparat kepolisian, kata Kapolsek, sudah maksimal memeriksa kejiwaan tersangka. Idealnya, aparat kepolisian telah memeriksa kejiwaan tersangka ke psikolog dari RS Trijata Polda Bali.
Nuryani, yang dikenal pendiam sejak menikah dengan lelaki Bugis, 24 Mei lalu, ditemukan terkapar bersimbah darah di kamar kosnya di Jalan Nangka Utara Gang Sari Dewi No 20 Banjar Tegeh Sari Tonja Denpasar.
Ibu rumah tangga asal Tirta Gangga, Karangasem itu, berusaha bunuh diri, setelah menghabisi nyawa anak lelakinya, Agus Heriansyah. Leher korban bagian belakang digorok dengan menggunakan pedang.
Nyawa Nuryani berhasil diselamatkan suaminya. Aksi bunuh diri dilakukan tersangka lantaran tidak kuat menanggung penderitaan ekonomi dan keluarga. (Spy)
Kapolsek Dentim, AKP I Gede Ariantha membenarkan tersangka Nuryani, menanyakan perihal itu. Dikatakan Kapolsek, dalam pemeriksaan di RS Trijata, tersangka sempat berucap, kenapa tidak mati bersama anaknya.
Menurut Kapolsek, tersangka memang sudah lama mengalami kelainan jiwa. Bahkan seperti penuturan keluarganya, Nuryani, kerap mengingau dan pembicaraannya membingungkan.
Dalam hal ini, aparat kepolisian, kata Kapolsek, sudah maksimal memeriksa kejiwaan tersangka. Idealnya, aparat kepolisian telah memeriksa kejiwaan tersangka ke psikolog dari RS Trijata Polda Bali.
Nuryani, yang dikenal pendiam sejak menikah dengan lelaki Bugis, 24 Mei lalu, ditemukan terkapar bersimbah darah di kamar kosnya di Jalan Nangka Utara Gang Sari Dewi No 20 Banjar Tegeh Sari Tonja Denpasar.
Ibu rumah tangga asal Tirta Gangga, Karangasem itu, berusaha bunuh diri, setelah menghabisi nyawa anak lelakinya, Agus Heriansyah. Leher korban bagian belakang digorok dengan menggunakan pedang.
Nyawa Nuryani berhasil diselamatkan suaminya. Aksi bunuh diri dilakukan tersangka lantaran tidak kuat menanggung penderitaan ekonomi dan keluarga. (Spy)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026