Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Ditemukan Orok Membusuk di Tempat Sampah
Sanur
Kamis, 5 Juni 2008,
19:39 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Sanur, Kamis (5/6) digemparkan penemuan orok membusuk. Bayi malang diperkirakan berusia lima bulan itu, ditemukan warga ditumpukan sampah, dalam keadaan telanjang bulat. Polisi menduga, orok tersebut hasil hubungan gelap.
Yang pertama kali melihat adalah saksi pemulung Murliati alias Sucip (35). Awalnya, saksi bermaksud mencari barang rongsokan di TKP (tempat kejadian perkara). Ketika membongkar tumpukan sampah dengan besi panjang, saksi mencium bau busuk.
''Saat saya korek-korek sampah, timbul bau menyengat. Sampai-sampai saya menutup hidung sambil membongkar asal bau di tumpukan sampah,'' bebernya kepada Beritabali.com di lokasi kejadian.
Saksi mengatakan, bau busuk tersebut, sangat berbeda dengan bau busuk bangkai binatang. Dirasuki rasa penasaran, saksi mencari asal bau tadi. Pas membuka tumpukan sampah plastik, saksi melihat tubuh manusia kecil. Lengkap dengan kepala, kaki dan tangan. Tragisnya, kondisi bayi masih berlumuran darah yang sudah mengering.
Saksi merasa tidak takut. Akan tetapi, membawa orok malang tersebut ke rumah bosnya di Jalan Bay-Pass Ngurah Rai Gang Merpati, Pesanggaran, Sanur.
“Saya mandikan dan membalutnya dengan kain putih,†terangnya.
Selanjutnya, saksi melaporkan penemuan ke koordinator TPA, A.A Sukiarta. Berujung melaporkannya ke Polsek Densel. Oleh jajaran Polsek Densel, orok dibawa ke RSUP Sanglah Kapolsek Densel, AKP Ganefo menduga, orok tersebut sengaja dibuang ibu kandungnya karena takut aib perselingkuhannya diketahui. (Spy)
Yang pertama kali melihat adalah saksi pemulung Murliati alias Sucip (35). Awalnya, saksi bermaksud mencari barang rongsokan di TKP (tempat kejadian perkara). Ketika membongkar tumpukan sampah dengan besi panjang, saksi mencium bau busuk.
''Saat saya korek-korek sampah, timbul bau menyengat. Sampai-sampai saya menutup hidung sambil membongkar asal bau di tumpukan sampah,'' bebernya kepada Beritabali.com di lokasi kejadian.
Saksi mengatakan, bau busuk tersebut, sangat berbeda dengan bau busuk bangkai binatang. Dirasuki rasa penasaran, saksi mencari asal bau tadi. Pas membuka tumpukan sampah plastik, saksi melihat tubuh manusia kecil. Lengkap dengan kepala, kaki dan tangan. Tragisnya, kondisi bayi masih berlumuran darah yang sudah mengering.
Saksi merasa tidak takut. Akan tetapi, membawa orok malang tersebut ke rumah bosnya di Jalan Bay-Pass Ngurah Rai Gang Merpati, Pesanggaran, Sanur.
“Saya mandikan dan membalutnya dengan kain putih,†terangnya.
Selanjutnya, saksi melaporkan penemuan ke koordinator TPA, A.A Sukiarta. Berujung melaporkannya ke Polsek Densel. Oleh jajaran Polsek Densel, orok dibawa ke RSUP Sanglah Kapolsek Densel, AKP Ganefo menduga, orok tersebut sengaja dibuang ibu kandungnya karena takut aib perselingkuhannya diketahui. (Spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026