Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 April 2026
Ditemukan Orok Membusuk di Tempat Sampah
Sanur
Kamis, 5 Juni 2008,
19:39 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Sanur, Kamis (5/6) digemparkan penemuan orok membusuk. Bayi malang diperkirakan berusia lima bulan itu, ditemukan warga ditumpukan sampah, dalam keadaan telanjang bulat. Polisi menduga, orok tersebut hasil hubungan gelap.
Yang pertama kali melihat adalah saksi pemulung Murliati alias Sucip (35). Awalnya, saksi bermaksud mencari barang rongsokan di TKP (tempat kejadian perkara). Ketika membongkar tumpukan sampah dengan besi panjang, saksi mencium bau busuk.
''Saat saya korek-korek sampah, timbul bau menyengat. Sampai-sampai saya menutup hidung sambil membongkar asal bau di tumpukan sampah,'' bebernya kepada Beritabali.com di lokasi kejadian.
Saksi mengatakan, bau busuk tersebut, sangat berbeda dengan bau busuk bangkai binatang. Dirasuki rasa penasaran, saksi mencari asal bau tadi. Pas membuka tumpukan sampah plastik, saksi melihat tubuh manusia kecil. Lengkap dengan kepala, kaki dan tangan. Tragisnya, kondisi bayi masih berlumuran darah yang sudah mengering.
Saksi merasa tidak takut. Akan tetapi, membawa orok malang tersebut ke rumah bosnya di Jalan Bay-Pass Ngurah Rai Gang Merpati, Pesanggaran, Sanur.
“Saya mandikan dan membalutnya dengan kain putih,†terangnya.
Selanjutnya, saksi melaporkan penemuan ke koordinator TPA, A.A Sukiarta. Berujung melaporkannya ke Polsek Densel. Oleh jajaran Polsek Densel, orok dibawa ke RSUP Sanglah Kapolsek Densel, AKP Ganefo menduga, orok tersebut sengaja dibuang ibu kandungnya karena takut aib perselingkuhannya diketahui. (Spy)
Yang pertama kali melihat adalah saksi pemulung Murliati alias Sucip (35). Awalnya, saksi bermaksud mencari barang rongsokan di TKP (tempat kejadian perkara). Ketika membongkar tumpukan sampah dengan besi panjang, saksi mencium bau busuk.
''Saat saya korek-korek sampah, timbul bau menyengat. Sampai-sampai saya menutup hidung sambil membongkar asal bau di tumpukan sampah,'' bebernya kepada Beritabali.com di lokasi kejadian.
Saksi mengatakan, bau busuk tersebut, sangat berbeda dengan bau busuk bangkai binatang. Dirasuki rasa penasaran, saksi mencari asal bau tadi. Pas membuka tumpukan sampah plastik, saksi melihat tubuh manusia kecil. Lengkap dengan kepala, kaki dan tangan. Tragisnya, kondisi bayi masih berlumuran darah yang sudah mengering.
Saksi merasa tidak takut. Akan tetapi, membawa orok malang tersebut ke rumah bosnya di Jalan Bay-Pass Ngurah Rai Gang Merpati, Pesanggaran, Sanur.
“Saya mandikan dan membalutnya dengan kain putih,†terangnya.
Selanjutnya, saksi melaporkan penemuan ke koordinator TPA, A.A Sukiarta. Berujung melaporkannya ke Polsek Densel. Oleh jajaran Polsek Densel, orok dibawa ke RSUP Sanglah Kapolsek Densel, AKP Ganefo menduga, orok tersebut sengaja dibuang ibu kandungnya karena takut aib perselingkuhannya diketahui. (Spy)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3783 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1724 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026