Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Diduga Lesbi, Mainkan ‘Miss V’ Anak SMA
Pelapuan
Minggu, 8 Juni 2008,
14:42 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang pelajar SMA dari Dusun Wiraguna, Desa Pelapuan Kecamatan Busungbiu, sebut saja Sekar (16) merasa malu dan dilecehkan atas perbuatan cabul Desak Mayoni alias Dewa Deva (22) seorang perempuan yang diduga lesbi, lantaran -"Miss V-(TM) korban menjadi sasaran perbuatan cabul pelaku, sehingga, Minggu (8/6) kasus itu dilimpahkan Polsek Busungbiu ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Buleleng.
-uKasus pencabulan ini sudah kita limpahkan ke Mapolres, sebab dalam penyidikan memerlukan penanganan yang khusus dan harus ditanggani oleh polwan, sehingga setelah pelaku kita tangkap karena sempat melarikan diri, kita serahkan ke polres,- ungkap Kapolsek Busungbiu, AKP. Made Widana.
Aksi yang dilancarkan pelaku Desak Mayoni alias Dewa Deva berawal saat mengajak korban Sekar bermain ke rumahnya.
-Korban tidak merasa curiga dengan ajakan pelaku untuk main ke rumahnya, namun di saat mendapatkan kesempatan, tiba-tiba saja pelaku menarik korban dan melorotkan celana dalam korban selanjutnya secara paksa melakukan perbuatan cabul itu,- ujar Widana.
Informasi yang berkembang atas kasus perbuatan cabul tersebut di Desa Pelapuan menyatakan, antara korban Sekar dengan pelaku Desak Mayoni alias Dewa Deva yang berpenampilan tomboy (seperti laki-laki, red) telah berpacaran sejak satu bulan lalu.
-Awalnya sekar ini pacaran dengan adik pelaku, tapi putus dan bertemu dengan pelaku yang berpenampilan tomboy, sehingga kepincut dan mereka berpacaran,- ujar seorang pemuda di Desa Pelapuan.
Diduga lantaran kecewa mengetahui pacarnya seorang perempuan, Sekar yang telah berpacaran dan kerap melakukan adegan ciuman itu melaporkannya ke polisi, namun pelaku yang mengetahui dilaporkan kabur ke Klungkung dan selanjutnya dijemput paksa polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (sas)
-uKasus pencabulan ini sudah kita limpahkan ke Mapolres, sebab dalam penyidikan memerlukan penanganan yang khusus dan harus ditanggani oleh polwan, sehingga setelah pelaku kita tangkap karena sempat melarikan diri, kita serahkan ke polres,- ungkap Kapolsek Busungbiu, AKP. Made Widana.
Aksi yang dilancarkan pelaku Desak Mayoni alias Dewa Deva berawal saat mengajak korban Sekar bermain ke rumahnya.
-Korban tidak merasa curiga dengan ajakan pelaku untuk main ke rumahnya, namun di saat mendapatkan kesempatan, tiba-tiba saja pelaku menarik korban dan melorotkan celana dalam korban selanjutnya secara paksa melakukan perbuatan cabul itu,- ujar Widana.
Informasi yang berkembang atas kasus perbuatan cabul tersebut di Desa Pelapuan menyatakan, antara korban Sekar dengan pelaku Desak Mayoni alias Dewa Deva yang berpenampilan tomboy (seperti laki-laki, red) telah berpacaran sejak satu bulan lalu.
-Awalnya sekar ini pacaran dengan adik pelaku, tapi putus dan bertemu dengan pelaku yang berpenampilan tomboy, sehingga kepincut dan mereka berpacaran,- ujar seorang pemuda di Desa Pelapuan.
Diduga lantaran kecewa mengetahui pacarnya seorang perempuan, Sekar yang telah berpacaran dan kerap melakukan adegan ciuman itu melaporkannya ke polisi, namun pelaku yang mengetahui dilaporkan kabur ke Klungkung dan selanjutnya dijemput paksa polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (sas)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2290 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026