Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Dua Pelaku ‘Dibebaskan’ Polisi
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Setelah berkas ‘insiden banjar’ berupa aksi penghadangan Tim Win-AP di Dusun Sekar, Desa Banjar, Jumat (13/6) dicabut di Mapolres Buleleng, kedua pelaku aksi pengerusakan dan penganiayaan, Putu Arya alias Katak (41) dan Dewa Ketut Putra alias Dodik (38) dibebaskan.
“Sesuai KUHP pencabutan laporan terlebih dalam kasus pidana itu tidak dibenarkan, karena tujuan penegakan hukum tidak tercapai, namun demikian, dengan pertimbangan untuk kepentingan lebih besar, dapat dilakukan oleh korban sepanjang ada kesepakatan perdamaian yang diketahui oleh aparat terkait,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. I Made Sudirsa.
Dengan dicabutnya laporan tentang tindak pidana tersebut, kedua pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka dapat dibebaskan, “kecuali ada hal lain yang melanggar dari kesepakatan yang telah dibuat secara bersama-sama dengan korban, kedua pelaku bisa kita amankan kembali,” ujar Sudirsa.
Sebelumnya, penyidik Sat Reskrim Polres Buleleng, menetapkan dua orang tersangka dalam kasus perusakan mobil dan penganiayaan terhadap anggota tim kampanye Win-AP, Dewa Made Cintiadi, bahkan didampingi Ketua Fraksi PDIP Buleleng, Made Agus Yudiarsana, kedua tersangka pengerusakan mobil serta penganiyaan akhirnya memenuhi panggilan polisi. (sas)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8157 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5678 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3550 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2401 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan