Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Di Depan Pura, Payudara Diremas Pria Misterius
Bitra
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Warga Bitra pagi ini (16/6) dihebohkan dengan aksi pelecehan seksual yang dilakukan seorang pria misterius. Pria tak dikenal ini memeluk dan meremas payudara seorang siswi SMP yang sedang melintas di jalan Desa Bitra Gianyar.
Aksi pelecehan seksual di pagi hari ini menimpa seorang pelajar SMP bernama Wayan DM (14). Aksi ini terjadi di depan Pura Taman Sari Bitra, Gianyar.
Menurut keterangan saksi di lapangan, pelecehan seksual ini bermula saat korban membeli nasi di sebuah warung di Desa Bitra.
Usai membeli nasi, korban kemudian pulang ke rumahnya. Saat pulang, korban dibuntuti pelaku yang mengendarai motor yang diduga Suzuki Satria berplat nomor DK 4056 KR.
Pelaku kemudian memarkir motornya di sebuah warung, dan kemudian menghampiri korban. Tepat di depan Pura Taman Sari Bitra, pelaku langsung memeluk korban dari belakang sambil meremas payudara korban.
Mendapat perlakuan tak senonoh, korban langsung meronta dan berteriak. Teriakan ini kemudian direspon warga sekitar yang langsung mengejar pelaku. Pelaku yang mirip orang Timor ini berhasil kabur ke arah Kota Gianyar, dengan meninggalkan sepeda motornya di lokasi kejadian.
“Hingga saat ini kita masih memeriksa beberapa orang saksi dan juga korban. Motor pelaku juga sudah kita amankan. Beberapa anggota buser juga sudah turun ke lapangan untuk mencari pelaku,” kata Kapolsek Kota Gianyar, AKP Nyoman Suarnata. (art)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3360 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1183 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 799 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan