Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Indonesia Terapkan Secara Terbatas
Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Indonesia telah menerapkan Open Sky (kebijakan udara terbuka). Namun dalam aplikasinya penerapan open sky dilakukan secara terbatas. Hal ini diakui Dirjen Perhubungan Udara Budi M Suyitno dalam keteranganya di Kuta, Rabu (18/6).
Suyitno menegaskan, penerapan open sky hanya diberikan kepada Negara-negara yang telah melakukan kerjasama bilateral bidang perhubungan udara dengan Indonesia. Dalam kerjasama bilateral tersebut juga harus ada asas resiprocall (kesetaraan, red).
Menurut Suyitno kesetaraan yang dimaksud adalah adanya kebebasan yang sama bagi maskapai Indonesia untuk terbang ke negara tersebut.
“Bisa setara, resiprocall, timbal balik dan juga fearness, fearnes ini ada keadilan oleh karena itu kita ingin membuka bukan hanya pada negara Asia Tenggara saja atau Asia, namun juga negara-negara di Timur Tengah,” jelas Suyitno.
Suyitno menegaskan, walaupun ide open sky secara multilateral di kawasan Asean akan diberlakukan pada tahun 2010, namun dalam implementasinya indonesia akan tetap mendasarkan pada adanya kerjasama bilateral. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5487 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3474 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2308 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1112 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan