Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Asyik 'Ngidu', Nenek Tewas Terpanggang

Petandakan

Minggu, 22 Juni 2008, 18:19 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Seorang ‘dadong’ (nenek, red), Minggu (22/6) ditemukan tewas terpanggang di dekat gubuknya di Dusun Kawan, Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng.

Diduga, Dadong Luh Musi (75) yang hidup sebatang kara ini pingsan ketika saat ‘ngidu’ (menghangatkan badan dengan api, red) dan tewasnya sang nenek itu baru diketahui tetangganya, Luh Sari (38).

“Korban seperti biasa menghangatkan badan dengan membuat api dari kayu bakar, dan kuat dugaan korban pingsan dan jatuh ke api, sebab dari keterangan di Puskesmas setempat menyebutkan korban ini menderita sakit asma,” ungkap Kapolsektif Kota Singaraja, AKP. Putu Juen.

Korban Dadong Luh Musi yang hidup menyendiri tersebut memiliki kebiasaan selalu menghangatkan badan dengan membuat api unggun, namun justru api yang dibuatnya itu mengakibatkan kematiannnya.

"Dari keterangan warga dan keluarganya, korban sudah biasa menghangatkan badan dengan ‘ngidu’ membuat api dari kayu bakar yang dikumpulkannya,” ujar Juen.

Dari peristiwa yang menimpa Dadong Luh Musi tersebut telah dilakukan pemeriksaan secara medis dan olah lokasi peristiwa, selanjutnya jenasah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikuburkan. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami