Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Walhi : Konvensi Basel Ibarat Macan Kertas

Nusa Dua

Kamis, 26 Juni 2008, 19:15 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Jika pelarangan ekspor-impor limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) benar-benar deadlock maka perdagangan limbah B3 akan semakin menggila. Apalagi belum adanya sangsi. Kondisi ini diperparah dengan menurunya bantuan pendanaan dari Negara-negara donor.

Direktur Wahana Lingkungan Indonesia (Walhi) daerah Bali Agung Wardhana disela-sela Pertemuan Konferensi Antar Bangsa Pengelolaan Limbah (B3) atau Konvensi Basel ke-9 di Nusa Dua, Kamis (26/6) menyatakan jika penurunan bantuan donor terus terjadi maka regional center (Kantor Pusat Regional) kemungkinan tidak akan mendapatkan dana operasional.

“Konvensi Basel ini dikatakan macan kertas karena sampai hari ini konvensi ini tidak bisa diberlakukan, yang pertama karena sekretariat Basel Convention itu tidak memiliki cukup dana untuk membantu regional-regional center dalam melakukan kerja-kerjanya padahal ujung tombak dari Basel convention ada di regional center,” ujar Agung Wardhana.

Sebelumnya Ketua Delegasi Indonesia Agus Purnomo juga mengakui adanya penurunan bantuan pendanaan dari Negara donor kepada sekretariat Besel. Namun Agung Purnomo tidak menyebutkan besaran penurunan dana bantuan dari Negara-negara donor. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami