Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Walhi : Konvensi Basel Ibarat Macan Kertas
Nusa Dua
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jika pelarangan ekspor-impor limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) benar-benar deadlock maka perdagangan limbah B3 akan semakin menggila. Apalagi belum adanya sangsi. Kondisi ini diperparah dengan menurunya bantuan pendanaan dari Negara-negara donor.
Direktur Wahana Lingkungan Indonesia (Walhi) daerah Bali Agung Wardhana disela-sela Pertemuan Konferensi Antar Bangsa Pengelolaan Limbah (B3) atau Konvensi Basel ke-9 di Nusa Dua, Kamis (26/6) menyatakan jika penurunan bantuan donor terus terjadi maka regional center (Kantor Pusat Regional) kemungkinan tidak akan mendapatkan dana operasional.
“Konvensi Basel ini dikatakan macan kertas karena sampai hari ini konvensi ini tidak bisa diberlakukan, yang pertama karena sekretariat Basel Convention itu tidak memiliki cukup dana untuk membantu regional-regional center dalam melakukan kerja-kerjanya padahal ujung tombak dari Basel convention ada di regional center,” ujar Agung Wardhana.
Sebelumnya Ketua Delegasi Indonesia Agus Purnomo juga mengakui adanya penurunan bantuan pendanaan dari Negara donor kepada sekretariat Besel. Namun Agung Purnomo tidak menyebutkan besaran penurunan dana bantuan dari Negara-negara donor. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3790 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1736 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang