Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Anton : Kasus Ini Perebutan Posisi Sekda
Singaraja
Senin, 30 Juni 2008,
18:54 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kasus penempelan gambar mesum mantan Sekda Buleleng, Ketut Ardha, semakin menarik. Perkembangan terbaru, munculnya kasus tersebut diduga kuat kaitannya dengan ‘kudeta’ kursi yang diduduki Ardha sebagai Sekda Buleleng yang diperpanjang.
Hal ini terungkap saat Ketua Badan Eksekutif LSM Gema Nusantara, Antonius Sanjaya Kiabeni, Senin (30/6) menjalani pemeriksaan di Mapolres Buleleng.
“Kasus ini muncul semata-mata merupakan persaingan, kasus ini perebutan posisi jabatan Sekda Buleleng yang dipegang Ketut Ardha, sehingga ada orang yang memanfaatkan gambar-gambar itu,†ungkap Anton di hadapan penyidik.
Dari sinyalemen itu kemudian disebutkan adanya pihak-pihak yang terkait dalam upaya menggantikan posisi Sekda Ardha melalui beberapa skenario.
â€Saya sebut saja inisialnya, ya, pelakunya GT dan di belakangnya DP, ya bisa saja mengelak ada di surabaya,†ujar Anton.
Antonius Sanjaya Kiabeni juga mengungkapkan, kehadirannya sebagai saksi yang sebelumnya tertunda lantaran ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan.
Sehari menjelang Hari Bhayangkara dan sebagai kado ulang tahun Kepolisian ia hadir ke Mapolres Buleleng, sehingga tepat Hari Bhayangkara kasus itu terungkap.
Selain mengungkapkan keterlibatan sejumlah pelaku, Anton juga memaparkan sejumlah peristiwa yang pernah terjadi antara Ketut Ardha dan Ririn. Bahkan dalam keterangannya disebutkan adanya keterlibatan sejumlah pejabat di Jajaran pemkab Buleleng. (sas)
Hal ini terungkap saat Ketua Badan Eksekutif LSM Gema Nusantara, Antonius Sanjaya Kiabeni, Senin (30/6) menjalani pemeriksaan di Mapolres Buleleng.
“Kasus ini muncul semata-mata merupakan persaingan, kasus ini perebutan posisi jabatan Sekda Buleleng yang dipegang Ketut Ardha, sehingga ada orang yang memanfaatkan gambar-gambar itu,†ungkap Anton di hadapan penyidik.
Dari sinyalemen itu kemudian disebutkan adanya pihak-pihak yang terkait dalam upaya menggantikan posisi Sekda Ardha melalui beberapa skenario.
â€Saya sebut saja inisialnya, ya, pelakunya GT dan di belakangnya DP, ya bisa saja mengelak ada di surabaya,†ujar Anton.
Antonius Sanjaya Kiabeni juga mengungkapkan, kehadirannya sebagai saksi yang sebelumnya tertunda lantaran ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan.
Sehari menjelang Hari Bhayangkara dan sebagai kado ulang tahun Kepolisian ia hadir ke Mapolres Buleleng, sehingga tepat Hari Bhayangkara kasus itu terungkap.
Selain mengungkapkan keterlibatan sejumlah pelaku, Anton juga memaparkan sejumlah peristiwa yang pernah terjadi antara Ketut Ardha dan Ririn. Bahkan dalam keterangannya disebutkan adanya keterlibatan sejumlah pejabat di Jajaran pemkab Buleleng. (sas)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026