Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Anton : Kasus Ini Perebutan Posisi Sekda

Singaraja

Senin, 30 Juni 2008, 18:54 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Kasus penempelan gambar mesum mantan Sekda Buleleng, Ketut Ardha, semakin menarik. Perkembangan terbaru, munculnya kasus tersebut diduga kuat kaitannya dengan ‘kudeta’ kursi yang diduduki Ardha sebagai Sekda Buleleng yang diperpanjang.

Hal ini terungkap saat Ketua Badan Eksekutif LSM Gema Nusantara, Antonius Sanjaya Kiabeni, Senin (30/6) menjalani pemeriksaan di Mapolres Buleleng.

“Kasus ini muncul semata-mata merupakan persaingan, kasus ini perebutan posisi jabatan Sekda Buleleng yang dipegang Ketut Ardha, sehingga ada orang yang memanfaatkan gambar-gambar itu,” ungkap Anton di hadapan penyidik.

Dari sinyalemen itu kemudian disebutkan adanya pihak-pihak yang terkait dalam upaya menggantikan posisi Sekda Ardha melalui beberapa skenario.

”Saya sebut saja inisialnya, ya, pelakunya GT dan di belakangnya DP, ya bisa saja mengelak ada di surabaya,” ujar Anton.

Antonius Sanjaya Kiabeni juga mengungkapkan, kehadirannya sebagai saksi yang sebelumnya tertunda lantaran ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan.

Sehari menjelang Hari Bhayangkara dan sebagai kado ulang tahun Kepolisian ia hadir ke Mapolres Buleleng, sehingga tepat Hari Bhayangkara kasus itu terungkap.

Selain mengungkapkan keterlibatan sejumlah pelaku, Anton juga memaparkan sejumlah peristiwa yang pernah terjadi antara Ketut Ardha dan Ririn. Bahkan dalam keterangannya disebutkan adanya keterlibatan sejumlah pejabat di Jajaran pemkab Buleleng. (sas)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami