Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Telkom Targetkan Pendapatan US $ 6,8 Juta

Jimbaran

Selasa, 1 Juli 2008, 15:56 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) bersinergi dan sekaligus menandatangani kerja sama dengan delapan operator global yang diperkirakan berpotensi mendatangkan pendapatan mencapai US$ 6,8 juta dari percakapan internasional.

Ke-8 operator global yang diajak kerjasama tersebut, yakni Asiakomnet, Inacces, Shine Town, Starhub, Sunvone (Singapura), Korea Telecom (Korsel), Taiwan Fixed Network (Taiwan), dan Telecom Italy Sparle (Italia). Selain itu, Telkom juga menandatangani perjanjian kerjasama dengan mitra collocation, Hutchison Global Communications (HGC) Hongkong.

Menurut Executive General Manager Infrastructure Telecomunication Division Telkom, Sarwoto, kerjasama sesama operator di dinuia perlu ditingkatkan mengingat tantangan
yang dihadapi masa depan telekomunikasi secara global.

“Tantangan yang dihadapi operator telekomunikasi ke depan makin berat seiring berubahnya gaya hidup dan perkembangan teknologi, ” tandas Sarwoto, sesaat sebelum dilakukan acara penandatanganan kerjasama bilateral di sela-sela acara Telkom Global Partnership Forum (TGforum) 2008, di InterContinental Resort Bali, Selasa (2/7).

Menjawab pers, Sarwoto menjelaskan, layanan internasional melalui Telkom 007, saat ini 70 persen di antaranya berupa percakapan yang telah menghasilkan pemasukan Rp 2
triliun, sedangkan sisanya yang 30 persen berupa data dan internet.

Pencapaian Rp 2 triliun itu dinilai cukup tajam karena ketika memulai empat tahun silam hanya Rp 600 miliar. Dari percakapan internasional tersebut, sebagian besar
yakni 70-80 persen ke Hongkong, Korea, Jepang, Singapura, Malaysia dan daerah perbatasan.

Telkom menargetkan pada 2010 percakapan internasional dan data internet bisa berimbang 50 persen : 50 persen.

Saat ini, kata Sarwoto, bandwith yang dimiliki Telkom untuk layanan data dan internet ke luar negeri hanya 8,2 Gbps dan setiap bulannya tumbuh sekitar 0,6 Gbps.

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pelanggan akan ditingkatkan secara bertahap menjadi 40 GBps pada 2010 . Pada saat itu, layanan Telkomnet Instan-pun akan memberikan kepuasan bagi pelanggan karena lebih cepat dan stablil koneksinya. Yakni kecepatannya ditargetkan bisa mencapai 5 Mbps.

Dalam acara TGforum yang diikuti 51 delegasi dari 22 operator dan 12 negara ini juga diisi seminar di antaranya membahas pengembangan pasar terminasi (incoming call) di tengah maraknya grey operator sebagai akibat tingginya persaingan seluler saat ini. (sss)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami