Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Untuk Daerah Rawan, 1 TPS = 1 Polisi

Renon

Jumat, 4 Juli 2008, 21:07 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Paling tidak, dua hari menjelang pemilihan, aparat kepolisian sudah berjaga-jaga di ribuan TPS. Idealnya, untuk penempatan daerah rawan, tiap satu TPS akan dijaga satu polisi. Itu terjawab dalam pelaksanaan gelar pasukan di lapangan Puputan Renon, Jumat (4/7).

Ribuan aparat keamanan dikerahkan untuk mengamankan TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang tersebar sebanyak 5.683 TPS.

Dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada Bali, Polda Bali siap menerjunkan sekitar 7.806 personil keamanan. Dibantu sekitar 1000 personil dari Linmas dan 540 personil TNI.

Jenderal bintang satu ini meminta kepada masyarakat, menggunakan hak pilihnya secara tertib dan demokratis. Kepolisian akan menindak tegas kepada para perusuh Pilkada, sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Tidak ada istilah tempat ditembak. Itu pelanggaran HAM. Namun jika melakukan pelanggaran tindak pidana, akan diproses sesuai prosedur hukum,” tegas Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. Andi Chaerudin SH.

Begitu pula dengan personil polri, dihimbau untuk tidak ikut memilih tiga calon kandidat Gubernur.

Apabila ditemukan, anggota Polri yang memilih salah satu calon, bakal ditindak tegas. Dari mulai tindak disiplin, pidana umum hingga sidang kode etik profesi.

“Anggota Polri harus harus netral. Hal ini sesuai PP Polri No 2 tahun 2002 pasal 28 ayat 1,” ujar Jenderal berkumis tebal ini.

Disinggung, apakah pilkada di Bali berjalan aman ? Dikatakannya, sejauh ini masih terlihat berjalan aman, menjelang kampanye. Meskipun ada riak-riak kecil dan tidak terlalu mengganggu keamanan.

Kendati demikian, keamanan Bali bukan hanya tanggung jawab polisi atau aparat keamanan melainkan seluruh masyarakat Bali.

Di tempat terpisah, Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf Dedi Kusnadi kalau personil TNI sifatnya sebagai pendukung saja.

“Kita hanya BKO dan mendukung sepenuhnya tugas kepolisian,” ujarnya. (Spy)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami