Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
3 Cagub Bali Sembahyang Bersama
Denpasar
Sabtu, 5 Juli 2008,
12:07 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kampanye pemilihan Gubernur Bali 2008 secara resmi diakhiri Sabtu (5/7). Di hari terakhir kampanye, semua pasangan calon Gubernur Bali melakukan persembahyangan bersama memohon kepada Tuhan agar Pilkada Bali berlangsung aman dan damai.
Persembahyangan bersama ini digelar di Pura Agung Jagatnatha, pura terbesar di Kota Denpasar. Persembahyangan ini diikuti ke 3 pasang calon gubernur dan wakilnya yakni I Gede Winasa, Cokorda Budi Suryawan, dan Made Mangku Pastika, serta para pendukungnya masing-masing.
Sebelum persembahyangan dimulai, ke-3 pasangan cagub dan pendukungnya mendapat pembekalan rohani dari Ida Pedanda Made Gunung, seorang Pendeta Hindu terkemuka di Bali. Dalam pembekalan rohani ini, para cagub diingatkan agar selalu menciptakan perdamaian dalam Pilgub Bali baik jika menang maupun kalah.
-uSaya juga kurang setuju dengan istilah kalah dan menang. Lebih cocok istilahnya yang sudah mendapat kepercayaan atau yang belum mendapat kepercayaan rakyat. Jadi yang saat ini belum mendapat kepercayaan, agar bersabar 5 tahun atau 10 tahun lagi,- kata Pedanda Gunung.
Usai mendapat pembekalan rohani, semua cagub melakukan persembahayangan Bersama. Persembahyangan ini diakhir dengan pemercikan tirta atau air suci yang bermakna untuk memohon kesucian dan kejernihan pikiran.
-uMelalui doa bersama ini, kita memohon kepada Beliau agar pemilu tanggal 9 Juli mendatang bisa berjalan aman dan damai, dan siapapun yang gubernur yang terpilih, itu memang pilihan masyarakat Bali,- kata AA Wisnumurti,
Ketua KPUD Bali.
Usai melakukan persembahyangan bersama, ketiga pasang calon Gubernur Bali juga mengikuti upacara penutupan masa kampanye Pilkada Bali. Penutupan kampanye ini diisi dengan kegiatan penurunan spanduk kampanye yang dilakukan secara simbolis oleh ketiga pasang calon Gubernur Bali. (ctg)
Persembahyangan bersama ini digelar di Pura Agung Jagatnatha, pura terbesar di Kota Denpasar. Persembahyangan ini diikuti ke 3 pasang calon gubernur dan wakilnya yakni I Gede Winasa, Cokorda Budi Suryawan, dan Made Mangku Pastika, serta para pendukungnya masing-masing.
Sebelum persembahyangan dimulai, ke-3 pasangan cagub dan pendukungnya mendapat pembekalan rohani dari Ida Pedanda Made Gunung, seorang Pendeta Hindu terkemuka di Bali. Dalam pembekalan rohani ini, para cagub diingatkan agar selalu menciptakan perdamaian dalam Pilgub Bali baik jika menang maupun kalah.
-uSaya juga kurang setuju dengan istilah kalah dan menang. Lebih cocok istilahnya yang sudah mendapat kepercayaan atau yang belum mendapat kepercayaan rakyat. Jadi yang saat ini belum mendapat kepercayaan, agar bersabar 5 tahun atau 10 tahun lagi,- kata Pedanda Gunung.
Usai mendapat pembekalan rohani, semua cagub melakukan persembahayangan Bersama. Persembahyangan ini diakhir dengan pemercikan tirta atau air suci yang bermakna untuk memohon kesucian dan kejernihan pikiran.
-uMelalui doa bersama ini, kita memohon kepada Beliau agar pemilu tanggal 9 Juli mendatang bisa berjalan aman dan damai, dan siapapun yang gubernur yang terpilih, itu memang pilihan masyarakat Bali,- kata AA Wisnumurti,
Ketua KPUD Bali.
Usai melakukan persembahyangan bersama, ketiga pasang calon Gubernur Bali juga mengikuti upacara penutupan masa kampanye Pilkada Bali. Penutupan kampanye ini diisi dengan kegiatan penurunan spanduk kampanye yang dilakukan secara simbolis oleh ketiga pasang calon Gubernur Bali. (ctg)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2602 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2258 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026