Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pelaku Pencabulan Bocah Tidak Ditahan Polisi
Singaraja
Minggu, 6 Juli 2008,
20:11 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Setelah diamankan selama sehari dan menjalani pemeriksaan secara intensif, Nyoman Badeg (45), seorang pedagang dari Kelurahan Kampung Anyar Kecamatan Buleleng, Minggu (6/7) pulang dan tidak ditahan polisi. Ini menyusul kurangnya pembuktian atas dugaan perbuatan cabul yang dilakukan terhadap tiga bocah tetangganya.
-uKalau kita lakukan penahanan ini belum kuat, pembuktian atas perlakukan pelaku melakukan perbuatan cabul belum bisa kita buktikan, namun Senin kita panggil lagi untuk memperdalam kasus ini kembali,- ungkap Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Ambariyadi Wijaya.
Selain memeriksa pelaku Nyoman Badeg, Unit Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Buleleng juga telah mendengarkan keterangan ketiga bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut.
-uDari pengakuan ketiga korban juga belum kita bisa arahkan atas perbuatan cabul itu, yang jelas kita masih melakukan penyelidikan dan penyidikan,-u ujar Ambariyadi.
Dalam aksinya, pelaku Nyoman Badeg meraba kemaluan tiga bocah perempuan, dengan inisial DW (9), WR (9) dan MH (9), di rumanhnya di Jalan Pipit, Kelurahan Kampung Anyar, Kecamatan Buleleng, saat rumah dalam keadaan sepi. Namun dari hasil pemeriksaan pelaku membantah bila melakukan hal itu atas keinginannya sendiri.
-uKetiga bocah ini sering main ke rumah saya, saat saya nonton tv sambil tidur-tiduran, ketiganya datang dan terus mereka mengajak untuk berhubungan seperti suami istri, saya marahi, kemudian saya tidur ke kamar. Ketiga bocah ini datang lagi dan melorotkan celana saya kemudian mereka menaiki saya,- ujar Badeg dengan bahasa Bali.
Kasus perbuatan cabul yang dilakukan Nyoman Badeg terungkap setelah ketiga bocah itu menceritakan kepada orang tuanya. Selanjutnya kasus tersebut dilaporkan ke Mapolres Buleleng dan pelaku yang berjualan di Pasar Anyar Singaraja selanjutnya dibekuk polisi. (sas)
-uKalau kita lakukan penahanan ini belum kuat, pembuktian atas perlakukan pelaku melakukan perbuatan cabul belum bisa kita buktikan, namun Senin kita panggil lagi untuk memperdalam kasus ini kembali,- ungkap Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Ambariyadi Wijaya.
Selain memeriksa pelaku Nyoman Badeg, Unit Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Buleleng juga telah mendengarkan keterangan ketiga bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut.
-uDari pengakuan ketiga korban juga belum kita bisa arahkan atas perbuatan cabul itu, yang jelas kita masih melakukan penyelidikan dan penyidikan,-u ujar Ambariyadi.
Dalam aksinya, pelaku Nyoman Badeg meraba kemaluan tiga bocah perempuan, dengan inisial DW (9), WR (9) dan MH (9), di rumanhnya di Jalan Pipit, Kelurahan Kampung Anyar, Kecamatan Buleleng, saat rumah dalam keadaan sepi. Namun dari hasil pemeriksaan pelaku membantah bila melakukan hal itu atas keinginannya sendiri.
-uKetiga bocah ini sering main ke rumah saya, saat saya nonton tv sambil tidur-tiduran, ketiganya datang dan terus mereka mengajak untuk berhubungan seperti suami istri, saya marahi, kemudian saya tidur ke kamar. Ketiga bocah ini datang lagi dan melorotkan celana saya kemudian mereka menaiki saya,- ujar Badeg dengan bahasa Bali.
Kasus perbuatan cabul yang dilakukan Nyoman Badeg terungkap setelah ketiga bocah itu menceritakan kepada orang tuanya. Selanjutnya kasus tersebut dilaporkan ke Mapolres Buleleng dan pelaku yang berjualan di Pasar Anyar Singaraja selanjutnya dibekuk polisi. (sas)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026