Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Pelaku Pencabulan Bocah Tidak Ditahan Polisi
Singaraja
Minggu, 6 Juli 2008,
20:11 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Setelah diamankan selama sehari dan menjalani pemeriksaan secara intensif, Nyoman Badeg (45), seorang pedagang dari Kelurahan Kampung Anyar Kecamatan Buleleng, Minggu (6/7) pulang dan tidak ditahan polisi. Ini menyusul kurangnya pembuktian atas dugaan perbuatan cabul yang dilakukan terhadap tiga bocah tetangganya.
“Kalau kita lakukan penahanan ini belum kuat, pembuktian atas perlakukan pelaku melakukan perbuatan cabul belum bisa kita buktikan, namun Senin kita panggil lagi untuk memperdalam kasus ini kembali,†ungkap Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Ambariyadi Wijaya.
Selain memeriksa pelaku Nyoman Badeg, Unit Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Buleleng juga telah mendengarkan keterangan ketiga bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut.
“Dari pengakuan ketiga korban juga belum kita bisa arahkan atas perbuatan cabul itu, yang jelas kita masih melakukan penyelidikan dan penyidikan,“ ujar Ambariyadi.
Dalam aksinya, pelaku Nyoman Badeg meraba kemaluan tiga bocah perempuan, dengan inisial DW (9), WR (9) dan MH (9), di rumanhnya di Jalan Pipit, Kelurahan Kampung Anyar, Kecamatan Buleleng, saat rumah dalam keadaan sepi. Namun dari hasil pemeriksaan pelaku membantah bila melakukan hal itu atas keinginannya sendiri.
“Ketiga bocah ini sering main ke rumah saya, saat saya nonton tv sambil tidur-tiduran, ketiganya datang dan terus mereka mengajak untuk berhubungan seperti suami istri, saya marahi, kemudian saya tidur ke kamar. Ketiga bocah ini datang lagi dan melorotkan celana saya kemudian mereka menaiki saya,†ujar Badeg dengan bahasa Bali.
Kasus perbuatan cabul yang dilakukan Nyoman Badeg terungkap setelah ketiga bocah itu menceritakan kepada orang tuanya. Selanjutnya kasus tersebut dilaporkan ke Mapolres Buleleng dan pelaku yang berjualan di Pasar Anyar Singaraja selanjutnya dibekuk polisi. (sas)
“Kalau kita lakukan penahanan ini belum kuat, pembuktian atas perlakukan pelaku melakukan perbuatan cabul belum bisa kita buktikan, namun Senin kita panggil lagi untuk memperdalam kasus ini kembali,†ungkap Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Ambariyadi Wijaya.
Selain memeriksa pelaku Nyoman Badeg, Unit Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Buleleng juga telah mendengarkan keterangan ketiga bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut.
“Dari pengakuan ketiga korban juga belum kita bisa arahkan atas perbuatan cabul itu, yang jelas kita masih melakukan penyelidikan dan penyidikan,“ ujar Ambariyadi.
Dalam aksinya, pelaku Nyoman Badeg meraba kemaluan tiga bocah perempuan, dengan inisial DW (9), WR (9) dan MH (9), di rumanhnya di Jalan Pipit, Kelurahan Kampung Anyar, Kecamatan Buleleng, saat rumah dalam keadaan sepi. Namun dari hasil pemeriksaan pelaku membantah bila melakukan hal itu atas keinginannya sendiri.
“Ketiga bocah ini sering main ke rumah saya, saat saya nonton tv sambil tidur-tiduran, ketiganya datang dan terus mereka mengajak untuk berhubungan seperti suami istri, saya marahi, kemudian saya tidur ke kamar. Ketiga bocah ini datang lagi dan melorotkan celana saya kemudian mereka menaiki saya,†ujar Badeg dengan bahasa Bali.
Kasus perbuatan cabul yang dilakukan Nyoman Badeg terungkap setelah ketiga bocah itu menceritakan kepada orang tuanya. Selanjutnya kasus tersebut dilaporkan ke Mapolres Buleleng dan pelaku yang berjualan di Pasar Anyar Singaraja selanjutnya dibekuk polisi. (sas)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026