Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
APG Evaluasi Rezim Anti Pencucian Uang
Nusa Dua
Selasa, 8 Juli 2008,
18:53 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tercatat 260 pejabat tinggi bidang intelijen keuangan dari 37 negara di kawasan Asia-Pasifik berkumpul di Nusa Dua Bali untuk menghadiri pembukaan Annual Meeting ke-11 dan Teknikal Assistance and Training ke-7 Asia-Pasifik Group (APG).
Pertemuan yang menurut rencana berlangsung dari tanggal 7-11 Juli ini secara garis besar akan membahas membahas upaya untuk melakukan penilaian dan rekomendasi terhadap rezim anti pencucian uang suatu Negara.
Sedangkan secara spesifik pertemuan yang juga diikuti 19 organisasi internasional dan 6 negara pengamat membahas 3 isu penting. Pertama evaluasi terhadap efektivitas rezin pengawasan anti pencucian uang dan pendanaan terorisme, Kedua Penyelidikan, identifikasi serta pelacakan kejahatan dan aset terorisme. Ketiga pembahasan isu perampasan dan penyitaan aset.
Presiden Financial Action Task Force (FATF) Antonio Gustafo Rodrigues dalam pidatonya saat pembukaan Pertemuan tahunan ke-11 Kelompok Kerjasama Asia Pasifik (APG) tentang pencucian uang di Nusa Dua Bali pada Selasa (8/7) menyerukan adanya kerjasama yang lebih luas antar negara, sehingga negara-negara miskin dan berkembang dapat terbantu dengan kerjasama yang saling menguntungkan.
Antoniu menyatakan pada dasarnya upaya pemberantasan pencucian uang merupakan bagian upaya membangun sistem pemerintahan yang lebih kuat.
â€Sering kali dalam mengimplementasikan proyek upaya melawan pencucian uang kita mendapatkan dampak langsung dalam membangun negara. Sehingga membantu negara dalam membangun sistem yang lebih kuat, keuangan yang lebih sehat dan menarik dunia investasi,†tegas Antonio Gustafo Rodrigues.
Sementara Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Indonesia Widodo AS menyebutkan globalisasi telah menyebabkan perubahan kejahatan pencucian uang dan pendanaan terorisme menjadi semakin kompleks. Kejahatan pencucian uang dan pendanaan terorisme bahkan telah berkembang menjadi kejahatan multidimensi. (mlt)
Pertemuan yang menurut rencana berlangsung dari tanggal 7-11 Juli ini secara garis besar akan membahas membahas upaya untuk melakukan penilaian dan rekomendasi terhadap rezim anti pencucian uang suatu Negara.
Sedangkan secara spesifik pertemuan yang juga diikuti 19 organisasi internasional dan 6 negara pengamat membahas 3 isu penting. Pertama evaluasi terhadap efektivitas rezin pengawasan anti pencucian uang dan pendanaan terorisme, Kedua Penyelidikan, identifikasi serta pelacakan kejahatan dan aset terorisme. Ketiga pembahasan isu perampasan dan penyitaan aset.
Presiden Financial Action Task Force (FATF) Antonio Gustafo Rodrigues dalam pidatonya saat pembukaan Pertemuan tahunan ke-11 Kelompok Kerjasama Asia Pasifik (APG) tentang pencucian uang di Nusa Dua Bali pada Selasa (8/7) menyerukan adanya kerjasama yang lebih luas antar negara, sehingga negara-negara miskin dan berkembang dapat terbantu dengan kerjasama yang saling menguntungkan.
Antoniu menyatakan pada dasarnya upaya pemberantasan pencucian uang merupakan bagian upaya membangun sistem pemerintahan yang lebih kuat.
â€Sering kali dalam mengimplementasikan proyek upaya melawan pencucian uang kita mendapatkan dampak langsung dalam membangun negara. Sehingga membantu negara dalam membangun sistem yang lebih kuat, keuangan yang lebih sehat dan menarik dunia investasi,†tegas Antonio Gustafo Rodrigues.
Sementara Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Indonesia Widodo AS menyebutkan globalisasi telah menyebabkan perubahan kejahatan pencucian uang dan pendanaan terorisme menjadi semakin kompleks. Kejahatan pencucian uang dan pendanaan terorisme bahkan telah berkembang menjadi kejahatan multidimensi. (mlt)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026