Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
"Bade" Seberat 11 Ton Siap Diarak
Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ratusan ribu orang diperkirakan akan hadir pada upacara pelebon atau kremasi 3 anggota keluarga Puri atau Kerajaan Ubud Bali, 15 Juli mendatang. Pelebon terbesar sepanjang sejarah Bali ini akan menggunakan bade atau menara pembawa jenazah seberat 11 ton.
Baca juga:
Santri Tewas Terseret Ombak Saat Ikut MOS
Suasana sekitar Puri Ubud Gianyar, Jumat (11/7) tampak dipenuhi warga dan juga para turis. Menjelang pelebon atau kremasi 3 anggota keluarga Puri Ubud 15 Juli 2008 besok, ratusan warga dari 67 desa di Bali datang silih berganti ke puri untuk membantu persiapan upacara pelebon ini.
Pelebon 3 anggota keluarga Puri Ubud ini, akan menggunakan "bade" atau menara pembawa jenazah setinggi 28,5 meter dengan berat 11 ton. Selain itu, pelebon terbesar sepanjang sejarah Bali ini juga akan menggunakan patung lembu dan naga yang juga berukuran raksasa.
"Bade", patung lembu, serta patung naga ini nantinya akan diarak oleh sekitar 8 ribu warga Ubud. Mereka akan membawa bade serta patung ini secara bergantian menuju kuburan, yang berjarak sekitar 1 kilometer dari Puri Ubud.
"Ini merupakan tradisi warisan luluhur yang harus terus kami laksanakan. Ini sebagai bentuk penghormatan kami terhadap para penglingsir atau tetua Puri Ubud," kata Tjokorda Raka Kerthyasa, jubir Puri Ubud.
3 anggota Puri Ubud yang dikremasi 15 Juli besok antara lain Tjokorda Gde Agung Suyasa (wafat 28 maret 2008) yang merupakan kepala keluarga Kerajaan Ubud, Tjokorda Gede Raka (wafat 21 Maret 2008), dan Desak Raka (wafat 23 Desember 2007).
Upacara kremasi yang menghabiskan biaya milyaran rupiah ini merupakan yang pertama kali diadakan Puri Ubud sejak tahun 1979. (art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli