Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Gangguan Jiwa Kumat, Leher Digorok
Kediri
BERITABALI.COM, TABANAN.
Warga BTN Taman Sekar, Kediri, Senin (14/7) dihebohkan dengan ditemukannya tubuh Ni Made Susini (46) yang tinggal di Jalan Kartini V, Blok C 32 dalam kondisi tidak bernyawa. Di lehernya ditemukan luka sayatan benda tajam. Sejauh ini polisi belum mengetahui penyebab kematian korban, apakah bunuh diri atau dibunuh.
Informasi yang dihimpun di TKP menyebutkan, tubuh korban ditemukan sudah tidak bernyawa lagi sekitar pukul 06.00 Wita oleh saksi yang juga anak korban yakni I Komang Artha Wijaya.
Saat itu saksi hedak berangkat sekolah di bangku SMA. Saksi kemudian mencium bau yang tidak sedap. Saksi kemudian mengecek ke semua kamar yang ada di dalam rumahnya.
Saksi kemudian menemukan tubuh ibunya yang sudah tertelungkup di lantai, bersimbah darah. Saksi kemudian berteriak minta tolong. Teriakan saksi kemudian membangunkan seisi rumah korban, termasuk suami korban Made Sudarya yang langsung merangkul tubuh istrinya.
Karena suasana panik dan gaduh, beberapa tetangga yang penasaran pun berdatangan melihat kejadian tersebut. Tak berselang lama Kapolsek Kediri AKP IGA Suwinaci bersama anggota Polres Tabanan meluncur ke TKP. Dua anggota dari Tim Labpor Denpasar juga tampak di lokasi melakukan oleh TKP.
Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap mayat korban, sekitar pukul 08.30 Wita polisi kemudian membawa mayat korban ke RSUP Sanglah untuk diotopsi. "Kasus ini masih dalam penyelidikan kami, mengenai motif, penyebabnya kita tunggu hasil penyelidikan dan hasil labpor," jelas Suwinaci seijin Kapolres Tabanan AKBP Onto Cahyono.
Pihaknya, juga masih memintai keterangan suami korban Made Sudarya, beserta saksi yakni anak korban I Komang Artha Wijaya. "Kita juga sita barang bukti sebilah pisau dan sandal yang ditemukan tidak jauh dari korban," pungkas Suwinaci.
Informasi lain yang berhasil dihimpun, korban memang memiliki penyakit jiwa sejak 2 tahun lalu. Dan sempat dirawat di RS Bangli semalma 10 hari. "Setahun lalu korban juga pernah mengamuk membawa pisau dan ingin membacok anaknya," jelas sumber yang enggan di-online-kan. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan