Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
Gembala Itik Temukan Mayat 'Pekak' Lesug
Banjarangkan
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Seorang gembala itik, hari ini Rabu (16/7), menemukan sesosok mayat di tengah sawah, di Desa Sidayu, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung. Setelah ditelusuri, mayat ini bernama Nyoman Lesug (85), yang telah dicari keluarganya sejak kemarin.
Setelah menemukan mayat, gembala itik yang tidak diketahui identitasnya ini kemudian memberitahu seorang warga bernama kepada Ketut Marni.
Karena tidak berani sendirian, Ketut Marni kemudian memberitahukan kakaknya Ketut Diarsa. Mereka kemudian datang bersama-sama melihat ke lokasi penemuan mayat, di Subak Sidayu Tempek Uma Kawan, Desa Sidayu, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung.
Setelah melihat mayat itu, Ketut Diarsa dan Ketut Marni yang mengenali sosok mayat itu adalah Nyoman Lesug, ayah dari Made Kantun, warga Desa Takmung.
Mayat yang ditemukan terlentang di tengah sawah ini akhirnya dibawa pulang ke Banjar Takmung, Desa Takmung, Klungkung. "Saat ditemukan, kondisi mayat dalam keadaan telentang dan sudah melepuh akibat terkena terik matahari,"kata Diarsa.
Baca juga:
Ukraina Gempur Rusia Pakai Senjata dari AS
Made Kantun, anak dari Nyoman Lesug menjelaskan ayahnya sudah meninggalkan rumah sejak kemarin. Sebelumnya pihak keluarga sudah melakukan pencarian ke berbagai tempat.
"Tumben kali ini ayah saya pergi begitu jauh dari rumah, kurang lebih 10 km. Kondisi ayah sejak tahun lalu sudah pikun-pikunan. Ini akibat pernah mengalami tabrak lari sehingga dalam otaknya terdapat gumpalan darah," jelas Kantun. (igs)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3052 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1091 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 491 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 397 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun